Tatapan terakhir Briptu Winarto untuk istri tercinta
Briptu Winarto menjadi korban penembakan kelompok sipil bersenjata di Poso.
Briptu Winarto, anggota Brimob korban penembakan kelompok sipil bersenjata di Poso, Sulawesi Tengah, dimakamkan di kampung halamannya Dukuh Blumbang RT 05/02, Desa Blumbang, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Pemakaman dilaksanakan secara militer dengan inspektur upacara Kepala Detasemen C Pelopor Satuan Brimob Polda Jateng, AKBP Sudiyana.
"Briptu Winarto masuk Tamtama Brimob tahun 1999/2000. Dia gugur dalam baku tembak dengan kelompok bersenjata di Poso. Dia termasuk anggota Brimob yang baik," ujar Sudiyana usai upacara pemakaman, Sabtu (22/12).
Briptu Winarto meninggalkan seorang istri Masriani dan dua anak perempuan yang masih belia, yakni Nur Azizah (5) dan Nur Anisa (2).
Jenazah Briptu Winarto diantarkan oleh sang istri, Masriani serta kedua orang tuanya, Sutrisno dan Sutrimah. Raut muka mereka menunjukkan duka yang mendalam disertai linangan air mata.
"Saya hanya diberitahu kalau suami saya tertembak, bukan meninggal. Tapi perasaan saya tidak enak. Saya baru diberitahu pada sore kalau suami saya telah meninggal," kata Masriani.
Selanjutnya, Masriani mengaku sempat bertemu dengan suaminya di Poso dua hari sebelum insiden penembakan terjadi. Dia sengaja menyusul suaminya ke tempat dinas karena rindu.
Tanpa disangka, pertemuan itu merupakan kali terakhir bagi Masriani dapat menatap wajah sang suami.(mdk/ded)