Tata Kawasan Kumuh, Pemkot Solo Andalkan Bantuan Pusat
"Sesuai site plan HP 16 dibagi dalam beberapa zona atau kawasan, yakni permukiman, perkantoran, tempat ibadah dan fasilitas umum. Khusus untuk permukiman, Pemkot menyiapkan pembangunan rumah lapak dengan luasan lahan masing-masing 40 meter persegi," ujar Kepala Disperum Solo, Heru Sunardi.
Pemerintah Kota Solo fokus melakukan penataan kawasan kumuh, di Kampung Kenteng, Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasarkliwon. Seiring pembangunan rumah sakit daerah, pemkot juga akan menata kampung yang ada di pinggir Bengawan Solo tersebut menjadi hunian yang layak.
Saat ini penyusunan site plan program penataan kawasan Hak Pakai (HP) Nomor 16 tersebut sedang dimatangkan. Untuk mewujudkan rencana tersebut, pemkot berharap bantuan anggaran dari pemerintah pusat.
"Sesuai site plan HP 16 dibagi dalam beberapa zona atau kawasan, yakni permukiman, perkantoran, tempat ibadah dan fasilitas umum. Khusus untuk permukiman, Pemkot menyiapkan pembangunan rumah lapak dengan luasan lahan masing-masing 40 meter persegi," ujar Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperum KPP) Kota Solo Heru Sunardi, Kamis (15/11).
Heru mengatakan, selain rumah Lapas, disana juga dilengkapi dengan masjid dan kantor kelurahan Mojo, seiring pemekaran wilayah Semanggi serta dibangun kantor polisi.
"Nanti site plan program penataan kawasan HP16 ini akan kita ajukan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) terkait dengan penganggaran penataan nya," jelasnya.
Heru menargetkan, program penataan kawasan HP16 Semanggi bisa dimulai tahun depan. Program penataan kawasan tanah HP Pemkot Nomor 16 akan dikerjakan berbasis masyarakat. Pihaknya juga telah melakukan verifikasi warga penghuni lahan tersebut. Verifikasi dimaksudkan untuk mengelompokan penghuni berdasarkan jenis bangunan, pemanfaatan bangunan dan lain sebagainya. Pengelompokan ini dikerjakan
Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Solo, Ahyani menyampaikan, penataan kawasan Kenteng Semanggi akan dikerjakan Pemkot sebagai upaya memenuhi kebutuhan rumah bagi warga Kota Solo. Menurut dia, rumah merupakan kebutuhan dasar manusia sekaligus dalam rangka peningkatan dan pemerataan kesejahteraan rakyat.
"Rumah itu kebutuhan dasar manusia, ini juga sebagai upaya mewujudkan perumahan dan permukiman yang layak dalam lingkungan sehat, aman, serasi, dan teratur, serta memberi arah pada pertumbuhan wilayah dan persebaran penduduk yang ra sion all," katanya.
Ia menerangkan, di Kampung Kenteng nanti akan ada 589 kavling hunian dengan masing-masing luas 40 meter persegi. Ia menambahkan, penataan kawasan Semanggi mendesak dilakukan, seiring rencana Pemkot menjadikan Semanggi sebagai cetral business district (CBD) Solo selatan.
Baca juga:
UNS Buka Pendaftaran Calon Rektor Periode 2019-2023, Ini Syaratnya
Alasan 2 siswa di Solo ciptakan 'The Survivor', robot pencari korban bencana alam
Sakit tak kunjung sembuh, Sugiman nekat terjunkan dari lantai tiga
Pasar Legi terbakar, Pemkot Solo kehilangan PAD Rp 2 M per tahun
Solo alami krisis air bersih
Pasca kebakaran Pasar Legi, Damkar masih lakukan pendinginan
Polisi akan olah TKP kebakaran Pasar Legi