Tarian sufi hibur penumpang ngabuburit di Bandara Soekarno-Hatta
Tarian sufi hibur penumpang ngabuburit di Bandara Soekarno-Hatta. Ini merupakan salah satu bagian dari program customer happiness yang dicanangkan PT Angkasa Pura II.
Momentum Ramadan dimaksimalkan Kantor Cabang Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Bandara Soekarno-Hatta untuk secara terus menerus menggelar kegiatan yang dapat meningkatkan pelayanan kepada para pengguna jasa. Kali ini, giliran Tarian Sufi dipamerkan di pelataran Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (9/6).
Tarian yang disebut merupakan bagian dari meditasi itu digelar untuk menambah khazanah tradisi atau budaya yang melekat pada Islam. Dengan dihibur berbagai musik religi, kelompok Tarian Sufi tersebut tampil apik menghibur pengunjung atau pengguna jasa dengan pesan yang dapat tersampaikan agar selalu meningkatkan iman, ilmu dan amal.
Kegiatan yang bermanfaat tersebut terlihat kompak. Saat mereka lantunkan syair, dzikir, yang ditambah dengan harmonisasi latar suara tabuhan gendang rebana.
Topi memanjang atau biasa disebut sikke dan baju melebar di bagian bawah seperti rok, menjadi corak khas kostum mereka.
PT Angkasa Pura II menangkap, perkembangan digital tak membuat eksistensi tradisi seperti Tarian Sufi menjadi surut. Justru dengan adanya teknologi yang berkembang, saat ini, bisa memberikan penyegaran kepada setiap generasi terkait tradisi dan budaya Tarian Sufi yang biasa digelar saat bulan Puasa.
"Seperti pada tahun-tahun sebelumnya. Kami selalu memaksimalkan momentum Ramadan sebagai ajang untuk melayani para pengguna jasa di Bandara Soekarno-Hatta ini," ujar Branch Communication Manager, Dewandono Prasetyo Nugroho.
Pertunjukan tradisi di Terminal 3 ini juga merupakan wujud dari komitmen PT Angkasa Pura II untuk ikut mempromosikan pariwisata Indonesia guna meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara. Dan, ini merupakan salah satu bagian dari program customer happiness yang dicanangkan PT Angkasa Pura II.
"Ini bertujuan untuk mewujudkan customer happiness sehingga para penumpang dapat terhibur ketika menunggu atau biasa disebut ngabuburit sebelum berbuka puasa atau sebelum keberangkatan pesawat," pungkasnya.
Baca juga:
Sambut Ramadan, AJ Bumiputera santuni puluhan anak yatim
Warna-warni suasana malam Ramadan di jalanan Kota Damaskus
Bulan Ramadan, Raline Shah pilih kurangi pekerjaan untuk ibadah
Buka Bersama Teman, Al Ghazali Ganteng Pakai Baju Koko
Miniatur masjid di Solo terbuat dari aneka jajanan tradisional
Ini persiapan AirNav atur penerbangan mudik di bandara tersibuk RI
Bubur Medan, jadi menu favorit Raline Shah di bulan puasa