Tanpa sertifikasi, ribuan itik diselundupkan via Pelabuhan Gilimanuk
Setelah dilakukan interogasi terhadap pengemudinya, itik tersebut merupakan milik bosnya dan dia hanya disuruh mengantar dari Jember, Jawa Timur menuju Mengwi, Badung.
Upaya menyelundupkan komoditi lewat jalur laut masih saja terjadi. Bahkan malam ini ribuan itik berusaha diselundupkan lewat Pelabuhan Gilimanuk Bali, Sabtu (7/10).
Pembawa ribuan itik menggunakan mobil pikap, Muhamad Nasir (32), asal Jember, Jawa Timur, terpaksa diamankan Polsek Kawasan Laut Gilimanuk yang memeriksanya saat hendak masuk Bali.
Pasalnya, petugas yang memeriksa kendaraan Daihatsu Pick-up warna putih, N 8627 E yang dikemudikannya di pos 2 pelabuhan Gilimanuk atau pintu masuk Bali, menemukan 13 box kardus warna coklat yang berisikan ribuan itik.
Saat diperiksa dokumen pengiriman bebek tersebut, Ahmad Nasir tidak mampu menunjukkannya, termasuk dokumen sertifikasi kesehatan dari Karantina Hewan daerah asal bebek tersebut.
"Karena itu kita langsung amankan itik tersebut yang setelah dihitung jumlahnya 1300 ekor, berikut kendaraan dan pengemudinya," terang Kanit Reskrim AKP I Komang Muliyadi, Sabtu (7/10).
Setelah dilakukan interogasi terhadap pengemudinya, itik tersebut merupakan milik bosnya dan dia hanya disuruh mengantar dari Jember, Jawa Timur menuju Mengwi, Badung.
Setelah dilakukan pemeriksaan awal di Mapolsek Kawasan Laut Gilimanuk, 1300 ekor itik tersebut diserahkan ke Kantor Karantina Hewan Gilimanuk berikut kendaraan dan pengemudinya untuk tindakan selanjutnya.
Baca juga:
Penyelundupan 32.820 benih lobster Rp 6,4 M digagalkan petugas
Tiga kapal bawa barang ilegal dari Malaysia diamankan polisi
Polisi gagalkan penyelundupan 5 ton tulang sapi dari Denpasar ke Pasuruan
TNI Tarakan gagalkan penyelundupan kepiting terlarang ke Malaysia
Kuda laut kering 16,5 Kg coba diselundupkan lewat Bandara Makassar
Segelintir warga Sri Lanka gemar selundupkan emas di lubang anus