Tank tenggelam di Purworejo, Ketua DPR minta Komisi I panggil Panglima TNI
Ketua DPR Bambang Soesatyo mengatakan telah memerintahkan Komisi I untuk meminta keterangan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, terkait tenggelamnya tank Angkatan Darat di Sungai Bogowonto, Purworejo, Sabtu (10/3) yang menewaskan dua orang.
Ketua DPR Bambang Soesatyo mengatakan telah memerintahkan Komisi I untuk meminta keterangan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, terkait tenggelamnya tank Angkatan Darat di Sungai Bogowonto, Purworejo, Sabtu (10/3) yang menewaskan dua orang. Dia meminta Hadi untuk menjelaskan aspek keselamatan mengapa tank tersebut bisa membawa rombongan TK.
"Saya pimpinan DPR telah meminta Komisi I melakukan pengecekan terhadap mitranya, terutama panglima TNI, mengecek mengapa bisa terjadi. Apapun ceritanya itu faktor keselamatan, yang melibatkan anak-anak di bawah umur, jadi harus betul-betul hati-hati. Boleh saja memberikan hiburan kepada rakyat dan harus terukur, dihitung betul tingkat keselamatannya," ujar pria yang akrab disapa Bamsoet, di Gedung KPK, Senin (12/3).
Bamsoet belum mengetahui apakah persenjataan negara seperti tank itu diperbolehkan untuk tamasya seperti saat kejadian. Dia akan menyerahkan Komisi I untuk mengevaluasi poin tersebut.
"Kami serahkan kepada komisi I untuk evaluasi dan melakukan langkah yang tepat agar kejadian serupa tidak terulang," imbuhnya.
Sebelumnya, Sebuah tank dari Batalyon Infanteri 412/Bharata Eka Sakti Purworejo tergelincir dan tenggelam di Sungai Bogowonto, Purworejo, Sabtu (10/3). Saat peristiwa berlangsung, tank itu sedang membawa siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Ananda dari Sindurjan.
Tank ketika itu membawa 20 anak-anak PAUD dan TK Sindurjan Kecamatan Purworejo. Saat melintasi sungai, tank terperosok dan mengakibatkan korban tewas dua orang. Mereka adalah Pratu Randy dan Ketua Yayasan TK Ananda Iswandari.