LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tangani pasien difteri, Menkes Nila Moeloek siapkan ADS dari luar negeri

Nila juga meluruskan bahwa pemberlakuan status KLB (Kejadian Luar Biasa) difteri di sejumlah daerah bukan menandakan bahwa kawasan tersebut menjadi wabah. Pemberlakuan status KLB, lanjut dia, merupakan bentuk peringatan dini (early warning).

2017-12-14 21:32:00
Nila F Moeloek
Advertisement

Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengatakan, pihaknya telah menyiapkan Anti Difteri Serum (ADS) bagi pasien yang dinyatakan positif penyakit difteri. ADS sendiri merupakan antibodi yang yang diberikan kepada pasien difteri.

"Jadi serum itu kalau sudah sakit kita harus memberikan anti difteri serum, antibodi. Tapi kalau sudah sakit kita takut berisiko, kita lakukan imunisasi atau vaksin," ujar Nila kepada wartawan di Puskemas Garuda, Jalan Dadali, Kota Bandung, Kamis (14/12).

Dia memastikan ketersediaan ADS tercukupi. Pihaknya bekerjasama dengan Biofarma untuk pengadaan ADS ini.

"Jadi ADS ada dari Biofarma, tapi itu import. Kami sudah berkoordinasi dan mereka menyediakan, mudah-mudahan cukup," katanya.

Nila mengungkapkan, untuk pengajuan ADS ini tidak bisa langsung ke pusat. Namun melalui Dinas Kesehatan masing-masing daerah.

"Surat tentu tidak ke pusat, tetapi ke kadinkes. Dari kadinkes mereka menyediakan, kami bantu ke Dinkes yang memerlukan. Jadi laporannya ke dinas. Mereka sebetulnya punya tapi mungkin tidak cukup, kami bantu lagi bekerja sama dengan Biofarma," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Nila juga meluruskan bahwa pemberlakuan status KLB (Kejadian Luar Biasa) difteri di sejumlah daerah bukan menandakan bahwa kawasan tersebut menjadi wabah. Pemberlakuan status KLB, lanjut dia, merupakan bentuk peringatan dini (early warning).

"Begini, kalau ke KLB itu kan kalau ada satu kasus saja itu disebut KLB. Itu early warning, jadi bukan wabah. Ini saya luruskan. Kita tahu ada satu kasus langsung sergap, jadi kita sudah lakukan ORI (Outbreak Response Immunization)," pungkasnya.(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.