Tambang emas di Aceh longsor akibat hujan, tiga orang tewas
Tiga orang penambang emas ditemukan meninggal karena tertimbun longsor di tambang tradisional terletak di Gampong Pulo Lhooih, Kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie. Saat kejadian kawasan itu dilanda hujan lebat sepanjang malam.
Tiga orang penambang emas ditemukan meninggal karena tertimbun longsor di tambang tradisional terletak di Gampong Pulo Lhooih, Kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie. Saat kejadian kawasan itu dilanda hujan lebat sepanjang malam.
Korban meninggal dunia adalah Ahmad Maulani (37), Saep (43) dan Dodi (40). Ketiganya berasal dari Gampong Ganda Soli, Kecamatan Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi.
Sedangkan korban selamat, Abam (46), warga Desa Sirnasari, Kecamatan Cijaliman dan Hendri (18), warga Desa Ciparay, Kecamatan Jampang Kulon, Sukabumi. Keduanya hanya mengalami luka-luka ringan.
Kelima warga Sukabumi ini bekerja di tambang emas tradisional milik Samsul Bahri (43), warga Gampong Pulo Bang, Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie. "Setelah mendapat informasi, saya beserta tiga anggota langsung menuju ke TKP (tempat kejadian perkara) untuk mengecek kebenaran tersebut," kata Kapolsek Geumpang, Iptu Bustami, Kamis (17/11).
Bustami menuturkan, kelima korban itu dunia langsung dievakuasi ke Puskesmas Geumpang. Korban selamat mengalami luka-luka di pergelangan tangan kanan dan terkilir serta patah bagian pinggang.
Rencananya, korban meninggal dunia langsung akan ipulangkan ke kampung halamannya masing-masing. Sedang yang selamat masih menjalani perawatan di Pukesmas Geumpang.
Baca juga:
Mobil Kijang tertimbun longsor di Lembang, empat penumpang tewas
Longsor di Kampar, bongkahan batu dan kabel PLN tutupi badan jalan
Tebing lereng Merapi runtuh, seorang penambang tewas tertimbun
Musim hujan, sejumlah wilayah di Yogyakarta rawan banjir & longsor