LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Takut dites urine, sopir angkot di Mojokerto lari lihat petugas BNN

Takut dites urine, sopir angkot di Mojokerto lari lihat petugas BNN. Dari hasil pemeriksaan, satu orang dinyatakan positif konsumsi amfetamine atau kandungan zat dalam ekstasi.

2017-08-12 16:02:00
Tes urine narkoba
Advertisement

Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Mojokerto, melakukan pemeriksaan para sopir angkutan kota (angkot) di terminal Kertajaya Mojokerto, Jatim, Sabtu (12/8). Seorang sopir berusaha kabur, saat melihat petugas BNNK datang ke terminal.

Dari hasil pemeriksaan, satu orang dinyatakan positif konsumsi amfetamine atau kandungan zat dalam ekstasi.

Kepala BNNK Mojokerto AKBP Suharsi mengatakan, pemeriksaan terhadap para sopir angkot yang dilakukan mulai pukul 08.00 WIB, karena potensi peredaran narkoba di terminal sangat tinggi. Sehingga perlu dilakukan deteksi untuk memerangi peredaran dan penggunaan narkoba.

"Iya tadi ada seorang sopir angkot berinisial AF, langsung lari melihat kita datang ke terminal. Tadi sempat kejar kejaran dengan petugas, karena dia memang sudah kita incar lama karena dia mantan pengedar. Dia kemudian kita lakukan tes urine," kata Suharsi, Sabtu (12/8).

Sementara dari puluhan sopir angkot yang mangkal di terminal Mojokerto, petugas BNNK melakukan sampling pada 10 orang sopir yang dicurigai mengonsumsi narkoba. Dari 10 orang yang di tes urine, satu orang diduga positif mengonsumsi zat amfetamin, atau zat yang sama dengan ekstasi.

"Setelah kita tes urine, satu orang positif mengonsumsi amfetamine. Kita langsung melakukan essesment untuk melakukan pemeriksaan hasil tes urine lebih lanjut. Nanti kalau memang benar yang dikonsumsi adalah narkoba, maka kita lakukan rehabilitasi," ujar Suharsi.

Dalam melakukan pemeriksaan sopir angkot, BNNK Mojokerto bersama sama dengan Komisi Penanggulangan Aids, UPT Dinas Perhubungan Provinsi Jatim, dan Dishum Kota Mojokerto. Tim KPA, juga melakukan tes darah pada semua sopir, untuk deteksi dini HIV/AIDS di kalangan sopir.

"Kita sasar para sopir angkot dan ojek di terminal, karena mereka tergolong kelompok beresiko tinggi HIV/AIDS. Ini untuk deteksi dini, sehingga bisa ditindaklanjuti dan ditangnai untuk meminimalisir penyebaran HIV/AIDS," kata Sekretaris KPA Mojokerto, Endang.

Menurut Endang, di Kota Mojokerto sejak tahun 2002, ada seratus lebih yang positif HIV/AIDS. Mereka sekarang dalam pendampingan dan penanganan, supaya tidak putus asa dan melakukan tindakan negatif.

"Sampai sekarang, ada lebih dari 100 orang yang positif. Mereka sudah ditangani dan dilakukan pendampingan," ucap Endang.

Baca juga:
Cerita lucu ABG dikunci di kosan oleh pacar lalu datang petugas BNNK
Tes urine mendadak, 4 personel Polres Nias positif konsumsi narkoba
Dites urine, 4 narapidana Lapas Mojokerto positif narkoba
Antisipasi kecelakaan arus mudik, sopir AKAP di Mojokerto tes urine
Polda Metro rencanakan tes urine pilot dan nakhoda angkutan Lebaran
Baru tiba di Purbalingga, 47 awak bus dari Jakarta dites urine
15 Nakhoda & ABK di Pelabuhan Perak jalani tes urine, hasil negatif

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.