Taksi Ferrari dan Porsche mobil sewaan
"Sudah habis syutingnya, jadi sudah tidak ada lagi taksi mewahnya. Hari ini sudah tidak ada," ujar Jubir Usman.
Taksi Ferrari dan Porsche yang beroperasi beberapa hari lalu ternyata hanya untuk syuting film 'Hidup Itu Indah'. Sang sutradara film, Jubir Usman mengaku bahwa hari ini syuting sudah selesai dan dua taksi mewah itu tidak akan ditemui di jalanan ibu kota.
"Sudah habis syutingnya, jadi sudah tidak ada lagi taksi mewahnya. Hari ini sudah tidak ada," ujar Jubir Usman kepada merdeka.com, Senin (16/7).
Usman juga mengaku bahwa dua taksi yang digunakan dalam syuting tersebut yakni Ferrari F360 Modena dan Porsche Boxster S adalah mobil sewaan. "Bukan milik perusahaan, tapi milik pribadi. Itu mobil sewaaan," terangnya.
Perusahaan MMCab mengoperasikan sebuah Ferrari F360 Modena dan Porsche Boxster S sebagai taksi. Namun ternyata taksi mewah itu ilegal karena belum mengantongi izin dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
"Saya malah baru tahu, belum ada izinnya. Harus mengajukan izin dulu, kalau tidak namanya angkutan liar," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono.
Menurut Pristono, layaknya mobil taksi lainnya, Ferrari F360 Modena dan Porsche Boxster S itu juga harus mengurus izin ke Dinas Perhubungan. Nantinya akan dilakukan sejumlah uji untuk menentukan layaknya kendaraan mewah itu jadi angkutan umum.
Tak hanya Dishub DKI, Polda Metro Jaya juga membantah telah mengeluarkan pelat kuning untuk dua mobil mewah itu. Polda pun menduga bahwa nomor polisi yang digunakan dua kendaraan mewah, Ferrari dan Porsche itu palsu.
"Kita sudah cek di data base kami, tidak ada itu pelat nomor kuning untuk taksi dengan nomor itu. Itu palsu," ujar Kasubdit Regident Dit Lantas Polda Metro Jaya, AKBP Latif Usman kepada merdeka.com, Sabtu (14/7).
Menurut Latif anggotanya sudah diperintahkan untuk menertibkan taksi abal-abal tersebut. "Informasi sudah kami sebar ke anggota agar melakukan penindakan kalau melihat taksi itu beroperasi di jalan," terangnya.(mdk/hhw)