Tak terima dimarahi, Teher bunuh bos perusahaan sawit di Kalteng
Tak terima dimarahi, Teher bunuh bos perusahaan sawit di Kalteng. Asisten Manager PT Sarana Titian Permata III, Sapri (26) warga Desa Tanjung Rangas, Kecamatan Seruyan Hilir harus tewas dengan luka di sekujur tubuhnya. Sapri diketahui tewas oleh anak buahnya sendiri, Teher (36) pada Kamis, (13/10) lalu.
Asisten Manager PT Sarana Titian Permata III, Sapri (26) warga Desa Tanjung Rangas, Kecamatan Seruyan Hilir harus tewas dengan luka di sekujur tubuhnya. Sapri diketahui tewas oleh anak buahnya sendiri, Teher (36) pada Kamis, (13/10) lalu.
Sesuai keterangan yang berhasil didapatkan petugas, pembunuhan tersebut terjadi pada Kamis (13/10) sekitar pukul 07.35 WIB di blok S-37 PT Sarana Titian Permata yang beroperasi di Desa Pematang Limau Kecamatan Seruyan Hilir.
Pembunuhan itu dilakukan karena pelaku tidak terima dengan perlakuan korban yang telah memarahinya.
Kepolisian Resor Seruyan, Kalimantan Tengah hingga kini masih memburu pelaku yang tercatat sebagai warga Desa Cempaka Mulia, Kecamatan Cempaka, Kabupaten Kotawaringin Timur.
"Saat ini pelaku pembunuhan masih dalam pengejaran," kata Kasat Reskrim Polres Seruyan Ajun Komisaris Polisi (AKP) Triyo Sugiyono di Kuala Pembuang, Jumat (14/10) dikutip Antara.
Berdasarkan hasil visum, korban tewas akibat luka yang disebabkan benda tajam sebanyak 19 tusukan di bagian dada, perut, dan paha.
"Jasad korban sudah diterima oleh pihak keluarga dan dimakamkan di kampung halamannya," katanya.
Beberapa hari sebelum tewas, diketahui korban kerap bermasalah dengan karyawan. Bahkan korban sempat hendak dipukul oleh karyawan yang bermasalah dengannya. Selain masalah hubungan yang kurang harmonis, pembunuhan itu juga dipicu karena masalah upah dan pekerjaan.(mdk/rnd)