Tak Terima Anak Diusir Usai Berdebat Capres, Caleg Berkarya Keroyok Kader NasDem
Seorang kader Partai NasDem, Sunardi Rumsing (50) dikeroyok Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD Kota Serang Husin Iskandar dari Partai Berkarya dan lima koleganya. Penyebabnya karena anak Husin diusir usai berdebat dengan Sunardi soal jagoan masing-masing di Pilpres 2019.
Seorang kader Partai NasDem, Sunardi Rumsing (50) dikeroyok Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD Kota Serang dari Partai Berkarya Husin Iskandardan lima koleganya. Penyebabnya karena anak Husin diusir usai berdebat dengan Sunardi soal jagoan masing-masing di Pilpres 2019.
Sunardi menceritakan awal mula pengeroyokan itu terjadi. Kejadian bermula ketika dirinya sedang berdebat dengan anak Husin bernama Deri di warung kopi dekat posko pemenangan Partai NasDem. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (12/2) lalu.
Karena perdebatan semakin panas, warga Komplek BAP Kota Serang itu akhirnya meminta Deri untuk meninggalkan lokasi khawatir terjadi adu fisik.
"Kita ngobrol biasa lama-kelamaan membicarakan kemenangan presiden. Kata Deri, 2019 Prabowo akan duduk, tapi kata saya petahana masih kuat di 2019, debat kusir terjadi. Inisiatif saya usir pulang. Kamunya pulang saja kamu di sini tamu, tolonglah hargai tuan rumah," kata Sunardi kepada wartawan di Kantor Bawaslu Kota Serang, Selasa (19/2).
Tak terima diusir oleh Sunardi, Deri pun pulang kerumahnya. Deri kembali ke tempat tersebut dengan Husin dan lima temannya. Tanpa basa basi, Husin dan teman-temannya langsung memukul Sunardi hingga mengalami luka di bagian kepala.
"Dia pulang ngaku dipukul sama saya padahal tidak, hanya disuruh pulang saja. Tapi mungkin bapaknya itu sudah terkena laporan yang mengada-ada. Saya langsung dipukul oleh bapaknya yang bernama Husin itu," terangnya.
Tidak terima atas perlakuan Husin, Sunardi melaporkan ke Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) karena melibatkan salah satu peserta Pemilu 2019.
"Sebetulnya kejadian ini sudah berlarut-larut empat hari kebelakang. Karena tidak ada itikad baik dari Pak Husin, makannya kita langsung laporkan," katanya
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Serang Faridi mengatakan, Bawaslu bersama tim Gakkumdu akan melakukan proses kajian terhadap kasus pengeroyokan tersebut. Termasuk mencari pasal yang tepat untuk kasus ini.
"Jika memenuhi unsur, kita akan serahkan ke kepolisian untuk dilakukan penyidikan, namun jika terbukti akan dikenakan tipiring tidak sampai menggugurkan pencalonan," katanya.
Baca juga:
Dituduh Informan, Napi Lapas Narkotika Buungan Dikeroyok
Petugas Kebersihan SMPN 2 Galesong Takalar Dikeroyok Wali Murid & 4 Siswa
Tangkap Empat Pengeroyok Anggota IPK Medan, Polisi Buru Otak Penyerangan
Gara-Gara Saling Tatap di Arena Kuda Lumping, 4 Pesilat Keroyok 1 Orang
Usai Acara Pelantikan, Anggota Ormas di Medan Tewas Dikeroyok