Tak tahu Setnov dimana, Sekjen Golkar ungkap kronologi pertemuan terakhir
Tak tahu Setnov dimana, Sekjen Golkar ungkap kronologi pertemuan terakhir. Sekjen DPP Partai Golkar, Idrus Marham mendatangi rumah Ketua DPR RI, Setya Novanto atau Setnov di Jalan Wijaya No 19 Jakarta Selatan pada Kamis (16/11). Ia datang sendiri sekitar pukul 08.00 Wib menggunakan mobil sedan hitam.
Sekjen DPP Partai Golkar, Idrus Marham mendatangi rumah Ketua DPR RI, Setya Novanto atau Setnov di Jalan Wijaya No 19 Jakarta Selatan pada Kamis (16/11). Ia datang sendiri sekitar pukul 08.00 Wib menggunakan mobil sedan hitam.
Kedatangannya disampaikan Idrus ingin menengok keluarga Ketua Umum Partai Golkar itu sekaligus memberi dukungan moril. Saat penyidik KPK mendatangi rumah Setnov pada Rabu (15/11) malam, Idrus mengaku sempat datang tapi tak diizinkan masuk. Karena itulah pagi ini ia kembali datang.
"Pertama saya akan melihat keluarga ketua umum yang saya kira perlu penguatan. Yang kedua adalah tentu selaku Sekjen DPP Partai Golkar tentu nanti akan melakukan komunikasi-komunikasi dengan seluruh stakeholders Partai Golkar ke depan," jelasnya memaparkan maksud kedatangannya.
Idrus mengaku hingga pagi ini ia belum berkomunikasi dengan Setnov. Setelah sidang paripurna di Gedung DPR RI pada Rabu siang, ia mengatakan, Setnov masih di kantornya dan bertemu dengannya. Ia berpisah dengan Setnov sekitar pukul 14.00-15.00. Setelah itu ia berangkat ke acara peringatan HUT Partai NasDem keenam di Kebayoran.
"Setelah sampai jam 10 (di acara NasDem), jam 10 saya ke sini," ujarnya. Sejak sore itu ia mengaku sampai saat ini tak ada komunikasi dengan Setnov.
Baca juga:
KPK bahas penerbitan DPO untuk Setya Novanto
Sekjen Golkar janji bantu cari Setya Novanto
Mahfud MD sebut Setnov bisa dijerat menghalangi penyidikan KPK karena melarikan diri
Setnov tak muncul 1x24 jam, Golkar segera gelar Munaslub
Jemput paksa Setnov, KPK dituding lakukan 'pemerkosaan' hukum
Akbar Tanjung telepon Ridwan Hisjam, minta Golkar Jatim bersiap Munaslub
Istri Setya Novanto tak tahu keberadaan suaminya