LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tak punya rumah, Pasutri ini 2 tahun tinggal di kandang kambing

Mudzakir beserta sang istri mengharapkan ada bantuan dari pemerintah untuk tempat tinggalnya.

2015-10-12 17:04:33
Kemiskinan
Advertisement

Nasib kurang beruntung harus dirasakan pasangan Mudzakir (50) dan istrinya Wasilah (51). Warga Desa Karanggondang RT 01/II, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, ini terpaksa harus tinggal di kandang kambing milik warga kampung tersebut.

Mudzakir mengaku tinggal bersama istrinya di kandang kambing milik salah satu warga itu selama dua tahun. Kehidupan itu harus diterimanya lantaran tak memiliki sanak saudara.

"Saya memang tidak memiliki tempat tinggal. Sebab dulu saya hanya anak angkat. Sehingga tidak punya apa-apa saat ahli waris tak mengizinkan saya tinggal," kata Mudzakir, Senin (12/10).

Beruntung berkat bantuan warga sekitar dia dapat menempati sebuah gubuk yang jaraknya tak jauh dari kandang kambing yang dulu sempat dihuninya. Mudzakir mengaku sudah tiga tahun menempati gubuk yang hanya berukuran 2 meter x 3 meter tersebut.

"Saat tidur saja, saya harus tidur di atas tanah beralaskan tikar. Sedangkan istri saya tidur di atas ranjang sederhana," kata dia.

Mudzakir menuturkan, tempat tinggal yang saat ini dihuninya berdiri di atas lahan milik warga bernama Fidah. Sementara bangunan hingga listrik merupakan patungan dari warga sekitar.

Mudzakir beserta sang istri mengharapkan ada bantuan dari pemerintah untuk tempat tinggalnya. Permintaannya tak muluk-muluk, cukup memperoleh rumah yang layak huni nan sederhana.

"Apalagi pekerjaan saya hanya serabutan. Istri saya hanya berjualan jagung rebus, hanya bisa untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari," selorohnya.

Salah satu tetanga Mudzakir, Maino mengatakan, selama ini keluarga kecil itu memang tak tersentuh bantuan pemerintah. Untuk kehidupan sehari-hari hanya mengharapkan bantuan dari warga.

"Hanya baru-baru ini setelah warga RT gecar mencari bantuan, pihak pemerintah desa memberikan bantuan sebanyak Rp 1 juta," kata Maino.

Marino menceritakan dirinya bersama warga sempat meminta bantuan pihak Pemkab Jepara maupun DPRD Jepara. Namun sama sekali belum ada jawaban.

"Kami berulang kali menemui dewan, tapi jawabannya selalu harus melalui prosedur. Tanggapan cukup positif kami dapatkan dari Bupati. Kami dijanjikan akan ditemui untuk membahas soal ini," paparnya.

Kondisi Mundzakir menjadi bukti jika masih banyak warga Jepara yang masih hidup dalam kemiskinan dan belum mendapatkan perhatian dari pemerintah. Berdasarkan data yang dimiliki Pemkab Jepara sebanyak 9 persen jumlah penduduk Jepara masih dalam kondisi miskin dan sebagian bahkan merupakan warga yang hidup di bawah garis kemiskinan.

Baca juga:
LSM: Hampir seperempat kepala keluarga di Indonesia adalah janda
Rizal Ramli: 80 persen rakyat belum merdeka, makan saja susah
Kesenjangan sosial dan egois warga, alasan Jakarta marak kejahatan
Kesenjangan sosial dan egois warga, alasan Jakarta marak kejahatan
Mensos sebut Karang Taruna punya peran atasi kemiskinan
Bank Dunia sebut tak ada lagi orang miskin di muka bumi pada 2030
Kemampuan Jokowi tekan angka kemiskinan diragukan
Stafsus era SBY desak Presiden Jokowi segera turunkan harga BBM

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.