LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tak punya biaya, ibu dan bayi di Buleleng tak diizinkan pulang RS

Menurut Warsono, dirinya mesti memiliki dana Rp 9 juta agar istri dan anaknya bisa pulang.

2016-05-18 14:51:04
Kemiskinan
Advertisement

Sudah sembilan hari, Halimah (28) tertahan di RSU Karya Dharma Husada Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali. Dia tidak bisa pulang karena tidak punya biaya persalinan anak pertamanya.

Halimah pun tak henti menangisi nasibnya lantaran masih berada di rumah sakit. "Saya yakin Tuhan menolong anak saya," ungkap Halimah, di Buleleng Rabu (18/5).

Dia menceritakan, jika memiliki dana seharusnya sudah diperbolehkan pulang pada 11 Mei lalu. Namun karena tak sanggup membayar dia terpaksa berada di rumah sakit.

Suaminya, Warsono asal Bondowoso, Jawa Timur, mengaku tidak menggunakan jaminan sosial BPJS maupun JKBM lantaran tidak memiliki KTP Bali. "Kami baru setahun ada di Bali," kata Warsono.

Menurut Warsono, dirinya mesti memiliki dana Rp 9 juta agar istri dan anaknya bisa pulang. Namun, biaya itu pun diperkirakan terus bertambah.

"Terus masih di infus, pelayanan terus tapi itu dah biaya jadi numpuk, sekarang katanya sudah mencapai 9 juta rupiah, dimana cari uang. Saya ada KTP Jawa, tapi di sini gak bisa dipakai untuk dapat bantuan," tutur Warsono.

Warsono kini hanya berharap ada uluran tangan dari masyarakat yang membantu meringankan beban mereka. "Kami hanya berharap ada bantuan, agar istri dan anak saya bisa keluar," harapnya.

Sementara pihak RSU Karya Dharma Husada Singaraja, belum ada yang bisa dikonfirmasi. Melalui petugas keamanan mengatakan, pihak manajemen rumah sakit masih rapat.

"Ditunggu saja pak, masih rapat. Sudah saya sampaikan tadi, katanya di suruh nunggu," pungkasnya.

Baca juga:
Rumah Sakit Malang bantah tahan bayi Mutmainah karena bayaran
Potret pilu balita India diikatkan di batu saat orangtua bekerja
Biaya perawatan tak terbayar, bayi Mutmainah ditahan rumah sakit
KPAI sebut penahanan bayi di Palembang langgar kode etik bidan
Biaya persalinan belum dibayar, bidan di Palembang tahan bayi pasien
Kecewa janji manis Pemda, Mudita akhirnya bedah rumah sendiri
IDB incar pendanaan sejumlah proyek strategis di Indonesia

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.