Tak Mau Ditertibkan Saat Persija Vs Persib, Pedagang Ribut dengan Satpol PP
Tak Mau Ditertibkan Saat Persija Vs Persib, Pedagang Ribut dengan Satpol PP. Beruntung kejadian itu tak panjang. Satpol PP dibantu dengan anggota TNI berhasil meredam keributan itu. Namun, akibat insiden itu arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan.
Keributan terjadi antara petugas Satpol PP dengan pedagang asongan di depan pintu utama Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, saat pertandingan Persija Jakarta VS Persib Bandung. Keributan diduga ketika petugas hendak menertibkan para pedagang yang dilarang berjualan di sekitar area stadion.
Pedagang yang tak terima ditertibkan, langsung menghampiri mobil Satpol PP. Bahkan, salah satu anggota Satpol PP didorong dan diteriaki oleh pedagang yang kecewa dengan sikap aparat, Rabu (10/7).
Beruntung kejadian itu tak panjang. Satpol PP dibantu dengan anggota TNI berhasil meredam keributan itu. Namun, akibat insiden itu arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan.
Ribuan aparat gabungan dari Polri, TNI, Dishub, dan Satpol PP masih terus melakukan penjagaan di sekitaran SUGBK.
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menerjunkan ribuan personel anggota lalu lintas dalam pengamanan dan kelancaran arus pada pertandingan Persija Jakarta VS Persib Bandung, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Tanah Abang, Jakarta Pusat. Selain itu, polisi juga menyiapkan rekayasa arus lalu lintas.
"Untuk pengamanan lalu lintas Polda Metro Jaya ada 1.020 personel. Dan kita juga sudah siapkan pola rekayasa lalu lintas dalam pengamanan pertandingan bola Persija VS Persib di Gelora Bung Karno (GBK)," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP M Nasir.
Baca juga:
Tak Punya Tiket, 33 Jak Mania Diamankan Gara-gara Nekat Lompat Pagar SUGBK
Aksi Persib Tahan Imbang Persija 1-1
Aksi Suporter Persija, Jakmania dalam Laga Liga 1 di GBK
Polisi Terapkan Pemeriksaan Ketat Suporter Masuk Stadion GBK
2.000 Jakmania Tangsel Bergerak ke SUGBK
Jelang Laga Persija vs Persib, Jakmania Mulai Padati Gelora Bung Karno