LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tak lihai berenang, dua ABG tewas di kolam STPI Curug

Dua remaja putri tewas, saat berenang di Kolam Renang Kompleks Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug, di Desa Serdang Wetan, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang. Diduga dua anak baru gede (ABG) ini tewas akibat kelelahan dan kurang bisa berenang.

2017-07-03 10:12:16
tangerang
Advertisement

Dua remaja putri tewas, saat berenang di Kolam Renang Kompleks Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug, di Desa Serdang Wetan, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang. Diduga dua anak baru gede (ABG) ini tewas akibat kelelahan dan kurang bisa berenang.

Kapolsek Legok AKP Purwadi menerangkan, tewasnya dua remaja itu terjadi pada Minggu (2/7), kemarin. Saat itu kolam renang yang berada di tengah kompleks STPI terbilang tidak terlalu ramai didatangi pengunjung.

"Dua korban meninggal atas nama Siti Maesaroh (14) dan Rahma Oktaviani (14), mereka datang memang sengaja untuk berenang bersama tiga teman mereka yang lainnya," kata Purwadi, Senin (3/7).

Berdasarkan keterangan saksi dan juga teman-teman korban, terang Purwadi, korban dan ketiga rekannya datang berlima dengan dua sepeda motor. "Mereka berenang biasa dengan pakaian bebas, masuk kolam renang sejak pukul 09.00 WIB," jelas dia.

Dijelaskannya, kolam renang tersebut memiliki lebar 15 meter dan panjang 50 meter, serta memiliki kedalaman yang bervariasi.

"Dia ada satu kolam renang dewasa dengan kedalaman berbeda-beda. Ada yang 1 m, 1,5 m, 2 m dan 5 meter untuk yang paling dalam. Dilengkapi juga dengan tangga loncat setinggi kira-kira 10 meter," tuturnya.

Kemudian sekitar pukul 12.30 WIB, seorang rekan korban diberi tahu oleh temanya kalau korban atas nama Siti Maesaroh tidak kelihatan di kolam kedalaman 5 meter.

"Kemudian temannya mencoba menyisir ke kolam 5 meter dan mendapati Siti Maesaroh berada di dasar Kolam. Ketika diangkat, terlihat Korban sudah dalam keadaan dingin dan tak bergerak dengan darah terlihat keluar Dari kuping dan hidung," ucapnya.

Saat itu juga lanjut Purwadi, korban langsung dilarikan ke Klinik Kesehatan STPI namun tutup karena masih libur dan kemudian dilarikan ke RS Keluarga Kita Curug.

Namun satu temannya juga tak kelihatan, dan kemudian kembali menyisir dengan cara menyelam kembali karena diduga masih adanya teman korban yang juga tidak terlihat.

"Dan sekitar jam 12.50 WIB, saksi kembali menemukan korban atas nama Rahma Oktaviani di dasar kolam. Ketika diangkat, korban juga dalam keadaan dingin dan tidak bergerak dan diperkirakan juga relay meninggal akibat tenggelam. Oleh rekan-rekannya, korban kemudian kembali dilarikan ke RS Keluarga Kita Curug," jelasnya.

Sementara kedua jenazah meninggal sudah dibawa oleh masing-masing keluarga untuk disemayamkan. Untuk saat ini, kolam renang tersebut untuk sementara tak bisa digunakan untuk kepentingan penyelidikan.

"Masih di polisline dan kasusnya sementara diambil alih oleh Polres Tangsel," tutupnya.

Baca juga:
Pasutri tewas tenggelam saat mencari siput di Sungai Kerang
Sempat hilang dua hari, Dion ditemukan tewas di Danau Toba
Tak mahir berenang, dua nelayan di Kupang tewas tenggelam
Hilang terseret ombak di Pulau Manuk, jasad Suheri ditemukan nelayan
Dua wisatawan tenggelam di Pelabuhan Ratu ditemukan tewas
Korban jatuh dari kapal di perairan Gilimanuk belum ditemukan
Tak indahkan peringatan SAR, 3 siswa terseret ombak Pantai Ngandong

(mdk/msh)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.