Tak jadi naik Sukhoi, Suharso Manoarfa bersyukur
Suharso bersyukur, dia dan keluarganya tidak jadi terbang ikut joy flight pesawat buatan Rusia tersebut.
Mantan Menteri Perumahan Rakyat Suharso Manoarfa awalnya termasuk daftar penumpang yang akan naik di pesawat Sukhoi Superjet 100 yang hingga saat ini masih hilang. Suharso bersyukur, dia dan keluarganya tidak jadi terbang ikut joy flight pesawat buatan Rusia tersebut.
"Di dalam Sukhoi Superjet 100 yg nahas itu, lalu kami bertiga, istri dan ananda Andika, urung terbang. Alhamdulillah," kata Suharso seperti dituturkan politisi PPP Arwani Thomafi, Rabu (9/5).
Dalam foto yang dikirimkan oleh Arwani tersebut, Suharso sudah masuk ke dalam pesawat dan berpose di pesawat yang mengangkut 50 orang tersebut. Namun karena satu dan lain hal, Suharso dan keluarga batal ikut terbang.
Pesawat Sukhoi Superjet 100 tiba-tiba hilang kontak saat sedang melakukan joy flight sekitar pukul 14.51 WIB. Pesawat tersebut hilang kontak saat sedang terbang di sekitar kawasan Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat. Pesawat membawa penumpang yang total jumlahnya 50 orang.
Hingga kini pencarian pesawat Sukhoi Superjet 100 yang hilang masih terus dilakukan.(mdk/lia)