Tak indahkan peringatan SAR, 3 siswa terseret ombak Pantai Ngandong
SAR sudah umumkan berulang kali larangan agar tak mandi dan bermain air di pantai tapi ketiganya tetap nekat.
Tiga orang wisatawan asal Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah terseret ombak saat sedang berwisata di Pantai Ngandong, Rabu (28/6). Tiga wisatawan yang masih berstatus sebagai pelajar ini terseret hingga sejauh 200 meter dari bibir Pantai Ngandong.
Tiga wisatawan yang terseret ombak di Pantai Ngandong adalah Yuda (17), Rofik (18), dan Aden (15). Ketiganya merupakan warga Sidoarjo, Bugel, Sukoharjo.
Menurut Koordinator SAR Satlinmas Korwil II, Gunungkidul, Marjono, ketiga wisatawan itu terseret ombak saat sedang asyik bermain di Pantai Ngandong. Sekitar pukul 12.45, ombak besar tiba-tiba datang dan menyeret ketiganya.
"Dari ketiga korban hanya satu yang dirujuk ke RSUD Wonosari. Korban bernama Aden dirujuk ke RSUD Wonosari karena meminum air laut terlalu banyak, sehingga kondisi badan lemas," ujar Marjono saat dihubungi, Rabu (28/6).
Marjono menuturkan bahwa ketiga korban terseret ombak karena tak menuruti peringatan dan larangan yang disampaikan oleh tim SAR. Meski sudah diumumkan berulang kali larangan agar tak mandi dan bermain air di pantai tapi ketiganya tetap nekat.
Beruntung, berkat kesigapan tim SAR yang bertugas, ketiganya berhasil diselamatkan.
Ombak di pantai selatan tidak bisa diprediksi. Kami mengimbau agar para wisatawan mematuhi himbauan dari tim SAR agar tidak ada korban terseret ombak lagi," pungkas Marjono.
Baca juga:
Enam wisatawan terseret ombak di Tasikmalaya, dua belum ditemukan
Setelah dapat angpao Lebaran, bocah tujuh tahun tenggelam di sungai
Bocah tenggelam di sungai usai dapat angpao Lebaran ditemukan tewas
Asyik selfie, penumpang kapal KMP Mutiara Alas III jatuh dan hilang
Korban jatuh dari kapal di perairan Gilimanuk belum ditemukan