LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tak hanya PSK wanita, prostitusi gay juga marak di dunia maya

Harga yang ditawarkan pun dalam kisaran Rp 500 ribu sampai Rp 3 juta.

2015-11-06 12:27:40
Gay
Advertisement

Aparat kepolisian terus berupaya membongkar kasus-kasus prostitusi online, satu per satu kasus berhasil diungkap dan pelakunya sudah diadili. Namun, meski penegakan hukum terus dilakukan, mereka yang terjun dalam bisnis prostitusi terus memperbarui modus-modusnya agar tak tercium polisi.

Dunia prostitusi tak hanya diwarnai kalangan perempuan saja. Ternyata banyak pria yang juga menjajakan diri. Bahkan, mereka sampai menjual tubuhnya secara terang-terangan, di media sosial.

Dari penelusuran merdeka.com, Jumat (7/11), para pria menjajakan tubuhnya via situs prostitusi gay. Tak jarang mereka menampilkan foto diri, lengkap dengan nomor telepon untuk pemesanan atau booking.

Tak jauh berbeda dengan cara Pekerja Seks Komersial (PSK) perempuan yang menjajakan diri di dunia maya, para pria juga menawarkan jasa pemuas syahwat dengan menampilkan foto diri dengan bertelanjang dada bahkan sampai tanpa busana dengan tujuan mengundang pelanggan. Terutama bagi kaum homoseksual atau gay. Yakni, massage plus service sex, Make Lover (ML), bottom berperan sebagai perempuan, top berperan sebagai laki-laki.

Setidaknya, ada tiga jasa yang ditawarkan, yakni incall atau mendatangi kos pria yang menjajakan diri, outcall atau pria yang menjajakan diri mendatangi lokasi yang ditentukan, serta overnight di mana pria yang menjajakan diri dapat menginap di hotel, apartemen bersama tamunya sepanjang malam, bahkan ikut clubing. Harga yang ditawarkan pun dalam kisaran Rp 500 ribu sampai Rp 3 juta.

Ada sejumlah alasan yang diberikan para pria tersebut untuk menjajakan dirinya, mulai dari makan, membantu orangtua, kuliah, hiburan, hura-hura, clubing dan hiburan lain. Agar banyak yang tertarik, mereka menampilkan foto-foto mulai dari sosok maskulin, hingga yang bergaya 'kemayu'. Mereka menawarkan diri melewati call, SMS, BBM atau Whatsapp.

Para penjaja pada umumnya laki-laki muda berumur dari 18 tahun sampai 30 tahun, mulai berstatus single, beristri atau benar-benar gay. Rata-rata berwajah tampan berkulit putih dan bersih. Yang mengherankan, jumlah pria yang menjajakan dirinya terus bertambah. Bahkan mencapai 1.200 orang setiap hari.

Baca juga:
Ilmuwan: Potensi 'gay' pada pria muncul sejak dalam kandungan!
Vatikan pecat dan kirim pastur mengaku gay ke Pegunungan Alpen
Pejabat dan Pengusaha jadi pelanggan mucikari ayam kampus Pekanbaru
Klaim cuma pasif 'jual' artis, mucikari Robby minta dibebaskan
Baca pledoi, mucikari artis minta maaf pada rakyat Indonesia

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.