Tak dilengkapi dokumen resmi, 278 WNA dicegah masuk Indonesia
Imigrasi merinci 5 negara teratas terkait penolakan kedatangan WNA yakni, Bangladesh, China, India, Pakistan dan Srilanka dengan jumlah terbanyak pada negara Bangladesh dan China yakni, masing-masing dicegah 40 WNA.
Ratusan warga negara asing (WNA) dari berbagai negara, dicegah masuk ke Indonesia. Pencegahan terhadap WNA ini merupakan bagian dari upaya Imigrasi Bandara Soetta dalam mengatur keberadaan orang asing (OA) di tanah air.
Kepala kantor Imigrasi Bandara Soetta Enang Syamsi menegaskan, sudah 278 warga negara asing (WNA) yang dipulangkan ke negara asalnya, sesaat setelah sampai di Bandara Soetta.
"Mereka datang tanpa tujuan jelas dan tak dilengkapi dengan dokumen resmi," kata Enang, Kamis (25/5/2018).
Diterangkan dia, dari ratusan WNA tersebut, OA asal Bangladesh adalah yang paling banyak dicegah kedatangannya.
"Mereka ditolak karena dikhawatirkan juga akan menimbulkan masalah baru di Indonesia," katanya.
Imigrasi merinci 5 negara teratas terkait penolakan kedatangan WNA yakni, Bangladesh, China, India, Pakistan dan Srilanka dengan jumlah terbanyak pada negara Bangladesh dan China yakni, masing-masing dicegah 40 WNA.
Selain adanya penolakan WNA, pihak Imigrasi juga melakukan pencegahan pada 63 Warga Negara Indonesia (WNI) yang merupakan calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Para WNI tersebut dicegah setelah terungkap tak memiliki kelengkapan surat dalam proses bekerja sebagai TKI di luar negeri.
"Mereka ini kami cegah juga karena kami khawatirkan akan menjadi korban TPPO. Maka dari itu, kami cegah dan kami minta untuk melengkapi surat-suratnya terlebih dahulu," ungkap Enang.
Baca juga:
Razia sepekan, Imigrasi Bekasi hanya dapat 2 WNA lakukan pelanggaran
Masuk Malaysia tanpa paspor, 43 WNI termasuk anak-anak ditangkap di Pulau Sebatik
Imigrasi sebut hingga Maret ada 1.358 tenaga kerja asing dideportasi
Sidak ke Pulau Lembeh, Dirjen Imigrasi tegur pengelola resor tak isi data WNA
Ketua DPR minta Timpora dan BIN perketat pengawasan WNA
53 WN asal China diamankan di dalam bus saat hendak menuju Gresik