Tak ada lonjakan penumpang di Kampung Rambutan
Jumlah penumpang di Terminal Kampung Rambutan biasanya sekitar 2.000 orang per hari
Meskipun pemerintah telah menetapkan libur cuti bersama sejak hari ini, Minggu (20/5), tampaknya berpengaruh bagi para sopir bus. Paling tidak itulah yang terjadi di terminal bus Kampung Rambutan.
Kepala terminal bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Kampung rambutan Dwi Basuki, mengatakan saat ini pihaknya sudah menambahkan sekitar 50-100 armada bus antar propinsi guna mengantisipasi lonjakan penumpang saat libur panjang ini. Namun demikian prediksi Agus ternyata meleset, pasalnya situasi di terminal KP Rambutan masih terlihat normal, bahkan tidak jauh berbeda dengan hari-hari biasa.
"Tidak ada peningkatan signifikan sejak kemarin. Meskipun ada peningkatan jumlah penumpang, paling hanya lima persen. Mungkin kebanyakan orang-orang yang ke luar kota naik kendaraan pribadi," ujarnya Dwi saat di hubungi wartawan Kamis (17/5).
Menurutnya, jumlah penumpang di Terminal Kampung Rambutan pada hari biasa sekitar 2.000 orang per hari dengan jumlah armada yang dikerahkan sebanyak 400 unit bus per hari. Namun untuk liburan panjang ini, pihak terminal menyiapkan sebanyak 450-500 unit bus, untuk antisipasi lonjakan penumpang.
"Ini kan masih hari pertama, kita lihat aja besok, apakah ada lonjakan. Kemungkinan terjadi lonjakan di hari berikutnya," jelasnya.
Adapun penumpang yang ingin bepergian ke luar kota dari terminal Kampung Rambutan, kebanyakan penumpang tujuan Jawa Barat seperti Cirebon, Tasikmalaya dan Banjar.
"Penumpang itu kebanyakan tujuannya ke daerah Jawa Barat itu bisa mencapai 70 persen. Sisanya bisa dikatakan tujuan Jawa Tengah," tutupnya.(mdk/hhw)