Tahun Ini, 433 Peristiwa Kebakaran Terjadi Kaltim, 15 Orang Meninggal
Data Dinas Pemadam Kebakaran Samarinda bersama relawan kebencanaan mencatat, dari jumlah kasus tersebut 73 di antaranya karena korsleting listrik.
Sepanjang tahun ini, 433 peristiwa kebakaran terjadi di Provinsi Kalimantan Timur. Peristiwa itu menyebabkan 15 orang meninggal dunia, terakhir 7 orang sekeluarga tewas saat kebakaran pada Selasa (18/12) lalu.
Data Dinas Pemadam Kebakaran Samarinda bersama relawan kebencanaan mencatat, dari jumlah kasus tersebut 73 di antaranya karena korsleting listrik.
"Musibah kebakaran ini, tidak kenal waktu. Karena kebakaran juga terjadi waktu cuaca turun hujan," kata salah satu koordinator relawan kebencanaan Samarinda, Joko Iswanto, kepada merdeka.com, Kamis (20/12).
Joko merinci, 15 jiwa korban meninggal akibat kebakaran itu terjadi di 4 lokasi kejadian, 2 diantaranya di Kelurahan Sungai Pinang Dalam, di kecamatan Sungai Pinang. "Dua kejadian lainnya, di wilayah Loa Bakung dan Teluk Lerong, di kecamatan Sungai Kunjang," ujar Joko.
Tujuh korban meninggal saat kebakaran di Jalan Jakarta, Loa Bakung, Selasa (18/12) lalu, memang cukup menyentak. Diduga, korban terjebak dalam rumah saat terkepung api. "Dari 4 lokasi kejadian yang saya sebutkan itu, 3 diantaranya terjadi dini hari. Dini hari ini, cukup rawan," kata Joko.
Baca juga:
Kebakaran SPBU di Makassar Diduga dari Percikan Api Mobil Colt
Yang Tersisa dari Kebakaran 600 Rumah di Brasil
Kebakaran di SPBU di Makassar, 2 Dispenser dan 3 Kendaraan Terbakar
Saat Amukan Api Lahap Habis 600 Rumah di Brasil
Kebakaran Hanguskan 6 Rumah Di Jatinegara, Diduga Karena Korsleting
Tujuh Jenazah Korban Kebakaran di Samarinda Dikubur Satu Makam
Kebakaran di Pulau Umang, 3 Pondok, 1 Aula dan Genset Hangus