LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tabrak Lari Tewaskan Pemotor di Garut, Pelaku Diselamatkan Polisi

Seorang warga Kabupaten Garut tewas setelah menjadi korban tabrak lari pengendara mobil. Pelaku yang nyaris dihakimi massa diselamatkan petugas kepolisian

2021-09-01 11:56:46
Kasus Tabrak Lari
Advertisement

Seorang warga Kabupaten Garut tewas setelah menjadi korban tabrak lari pengendara mobil. Pelaku yang nyaris dihakimi massa diselamatkan petugas kepolisian.

Sejumlah video berkaitan dengan kejadian itu beredar luas di media sosial. Salah satu video menunjukkan seorang korban tabrak lari tergeletak bersimbah darah di jalan. Video lainnya adalah aksi massa yang sedang merusak mobil yang diduga milik pelaku.

Ada juga video petugas kepolisian berpakaian preman yang sedang berusaha mengamankan mobil dari amukan massa sambil mengacungkan pistol ke atas. Di video ini, sang petugas meminta masyarakat untuk menahan diri dan agar sang sopir keluar dari kendaraannya.

Advertisement

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi tabrak lari ini terjadi di beberapa lokasi, mulai Jalan Cimanuk, Gordah, dan Pembangunan, Garut. Karena aksi tabrak lari itu, kendaraan tersebut pun dikejar masyarakat lalu akhirnya terhenti usah menabrak kendaraan lainnya.

Indra (23), salah seorang saksi mata menyebut bahwa aksi tabrak lari itu terjadi pada Selasa (31/8) petang, sekitar pukul 18.10 WIB. Saat itu ia mengaku melihat pengendara sepeda motor ditabrak mobil. "Pengendara motor langsung jatuh dan mengeluarkan banyak darah. Mobil yang menabraknya langsung melarikan diri ke arah RSUD dr Slamet," ungkapnya, Rabu (1/9).

Melihat mobil melarikan diri, sejumlah warga langsung berupaya mengejar. Tidak lama setelahnya, Indra mendapatkan kabar bahwa pelaku berhasil ditangkap setelah mobilnya menabrak mobil di sekitar RSUD dr Slamet.

Advertisement

"Jadi setelah menabrak motor, pengemudi mobil itu menabrak lagi mobil dinas di depan RSUD dr Slamet. Pas mau kabur lagi mobilnya mogok. Warga yang kesal langsung melakukan aksi spontanitas dengan merusak mobilnya," jelasnya.

Warga lainnya, Aep (43), menyebut warga memang sempat meluapkan emosi dengan merusak mobil pelaku. Beruntung saat itu petugas kepolisian yang berpakaian preman datang ke lokasi kejadian dan langsung melakukan pengamanan.

"Memang lokasinya saat itu tidak jauh dari kantor Polsek Tarogong Kidul. Sempat juga pak polisi yang berpakaian preman itu mengeluarkan senjata api miliknya agar aksi main hakim sendiri tidak terus terjadi," sebutnya.

Aep mendapat informasi bahwa pengendara mobil sudah dikejar sebelum menabrak motor di kawasan Jalan Cimanuk. Saat mengarah ke jalan Pembangunan, pelaku kembali menabrak pengendara motor dan terus kabur.

"Yang ditabrak di sekitar jalan Pembangunan, informasi yang saya terima meninggal dunia. Yang meninggal warga Hampor, Tarogong Kidul. Tapi ada dua lagi yang masih dirawat di RSUD dr Slamet,” katanya.

Seorang sumber di kepolisian menyebut pengemudi mobil yang melakukan aksi tabrak lari itu merupakan anggota Kepolisian yang bertugas di salah satu Polsek. "Kemarin sempat dibawa ke Polsek Tarogong Kidul, terus dibawa oleh Seksi Propam Polres Garut," sebutnya.

Sumber itu juga mengatakan bahwa pelaku dalam pengaruh minuman keras saat diamankan. Saat ini, menurutnya, oknum itu masih menjalani pemeriksaan di Seksi Propam Polres Garut.

Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Garut Ipda Priyo Sambodo membenarkan adanya peristiwa kecelakaan itu. "Ada tiga kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut, dua kendaraan bermotor roda empat dan satu kendaraan bermotor roda dua," jelasnya.

Priyo mengungkapkan kecelakaan itu mengakibatkan seorang pengendara motor meninggal dunia setelah sebelumnya mengalami luka berat dan dirawat di RSUD dr Slamet. Korban akhirnya meninggal dunia sekitar pukul 23.00 WIB.

"Untuk kendaraan semuanya sudah kita amankan. Kalau untuk pelaku belum kita mintai keterangan karena masih shock,” ungkapnya.

Saat ditanya terkait informasi bahwa pengemudi mobil yang menabrak merupakan anggota Kepolisian, Priyo mengaku belum bisa memberikan keterangan lebih jauh. Hal yang sama pun diungkapkan saat ditanya terkait dugaan pengemudi itu di bawah pengaruh minuman keras.

"Nanti akan diinformasikan lebih lanjut saat ada perkembangan," pungkasnya.

(mdk/yan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.