LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tabrak dinding Mabes AD, satu keluarga bawa motor dan ransel diamankan

Tabrak dinding Mabes AD, satu keluarga bawa motor dan ransel diamankan. Kebetulan, karena akan pergi ke Semarang, mereka membawa dua ransel. Satu ransel panjang besar dan satu kecil.

2018-05-14 22:03:09
Teror Bom
Advertisement

Satu keluarga yang yang menaiki motor diamankan karena menabrak dinding pintu belakang Mabes Angkatan Darat (Mabes AD) di Jalan Veteran, Jakarta Pusat. Setelah diperiksa, orangtua dan anak itu tidak terkait sama sekali dengan terorisme.

"Saya akan menyampaikan hasil screening benda yang diduga tadi. Kejadian awal sekitar 19.00 WIB. J (42) itu beserta A (32) dan satu anak perempuan berinisial L (3,5) naik sepeda motor dari rumahnya di Kapuk akan menuju Semarang melalui Stasiun Senen," kata Kapolres Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu, di Mabes AD, Senin (14/5).

Saat melintas di pintu belakang Mabes AD, istrinya menepuk punggung suami karena salah jalan. Sepeda motornya lalu oleng hingga menabrak pagar Mabes AD.

Advertisement

Kebetulan, karena akan pergi ke Semarang, mereka membawa dua ransel. Satu ransel panjang besar dan satu kecil.

"Setelah diperiksa, dicek betul mereka mau berangkat buru-buru mau ke Stasiun Senen untuk ke Semarang dalam rangka awal bulan puasa berserta istri dan anaknya. Barang tadi itu karena SOP lihat benar atau tidak. Setelah kroscek dan hasil x-ray, dua ransel itu berisi pakaian-pakaian yang akan dibawa oleh keluarga tadi ke Semarang," ujar Roma.

Tim Gegana Polri sudah meninggalkan Mabes AD pukul 20.40 WIB. Namun, mereka tetap meminta area di depan Mabes AD dikosongkan.

Advertisement

Roma mengatakan tiket ketiganya untuk ke Semarang akan diganti. Namun, mereka akan dimintai keterangan terlebih dahulu oleh polisi.

"Ya ditunda dulu. Nanti kita belikan tiketnya lagi. Dia warga Semarang tinggal di sini di Kapuk. Kerjanya service AC dan sesekali ngojek. Motornya mau dibawa ke ekspedisi juga buat ke Semarang," kata Roma.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Belajar dari pengalaman Pakistan hadapi bocah pengebom bunuh diri Taliban
Polisi dan warga di Banda Aceh tandatangan petisi lawan terorisme
4 Istilah bom yang dipakai teroris
Rentetan 'lima babak' serangan bom di Surabaya
4 Fakta jaringan JAD terlibat teror bom di Indonesia

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.