LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Syaiful tewas usai pesta tuak semalam suntuk

Syaiful tewas usai pesta tuak semalam suntuk. Jenazah korban ditemukan terbaring di salah satu palanta tempat istirahat berada tepat berada di depan warung salah seorang warga bernama Linsar, Jorong Sukakarya, Nagari Lubuakalai, Kecamatan Kapur IX, Rabu (17/1) dini hari.

2018-01-17 23:34:00
Miras
Advertisement

Kejadian nahas menimpa salah seorang warga, Syaiful panggilan Ful (40), di Nagari Kotobangun, Kecamatan Kapur IX, Limapuluh Kota, Sumatera Barat. Korban ditemukan tewas usai diketahui menenggak minuman tradisional jenis tuak, sejak Selasa (16/1) malam hingga Rabu (17/1)
dini hari bersama dua orang temannya.

Jenazah korban ditemukan terbaring di salah satu palanta tempat istirahat berada tepat berada di depan warung salah seorang warga bernama Linsar, Jorong Sukakarya, Nagari Lubuakalai, Kecamatan Kapur IX, Rabu (17/1) dini hari.

"Benar, kita menemukan warga sudah tidak bernyawa di salah satu palanta, diketahui sebelumnya korban bersama dua orang temannya usai meminum-minuman keras tradisional jenis tuak," kata Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Haris Hadis didampingi Kepala Satuan Reserse Kriminal, AKP Anton Luther dan KBO Reskrim, Iptu Muhammad Arvi.

Advertisement

Sesuai data kronologi informasi dari Polres Limapuluh Kota, malam sebelumnya, Ful bersama dua orang temannya, Sulaiman panggilan Sule (67) dan Buyung Syaipul (55), minum tuak di rumah Kifli panggilan Kipit (36) yang merupakan adik kandung korban.

Tengah malamnya, korban bersama dua orang temannya itu bertolak ke nagari tetangganya dan melanjutkan minum tuak di warung milik warga bernama Linsar. Saat itu diketahui sudah dini hari.

Tidak lama berselang, Ful, terlihat seperti sudah mabuk berat dan berjalan sempoyongan hingga palanta tempat istirahat yang berada di depan warung. Mengerang kesakitan di bagian dada, akhirnya korban terdiam dan diketahui telah meninggal.

Advertisement

"Berdasarkan hasil visum luar yang dilakukan tenaga medis dr Rini, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Begitu juga pada muntah korban juga tidak ditemukan tanda-tanda keracunan yang biasanya ditandai dengan busa dan muntah," kata Kapolres AKBP Haris Hadis.

Keluarga korban sudah mengikhlaskan kepergian saudaranya. Sebab sebelumnya diketahui keluarga korban yang merupakan warga asli Kabupaten Pasaman Timur tersebut, memang usai meminum tuak. Sehingga tidak bersedia untuk dilakukan autopsi.

"Rencananya korban akan dibawa pihak keluarga ke Kabupaten Pasaman Timur, kampung halamannya untuk dimakamkan," ujar KBO Reskrim Polres Limapuluh Kota, M. Arvi.

Baca juga:
8 Pemuda tewas usai pesta miras dioplos dengan bahan pembersih mesin
Polres Serang sita 21.000 botol miras yang akan diedarkan untuk pesta tahun baru
Kelakuan 'Geng Jepang' di markas, pesta miras, kumpul kebo, angkuh ke warga
Aktivitas geng motor Jepang di markas: mabuk-mabukan hingga kumpul kebo
Setop mobil penumpang, tim Halilintar di Cilacap sita ratusan botol miras
Pemabuk di Yogyakarta tewas usai campur Miras dengan alkohol 70 persen
Mobil boks isi ratusan botol miras terbalik di Bone, muatan berceceran ke jalan

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.