LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Sutiyoso sebut BIN sudah lakukan deteksi dini insiden Tolikara

"Makanya, pada tanggal 17 itu, aparat menjaga salat di sana," kata Sutiyoso.

2015-07-23 14:49:51
Masjid Dibakar di Papua
Advertisement

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso mengakui telah telah mendeteksi kerusuhan sebelum kisruh di Tolikara, Papua terjadi saat perayaan Idul Fitri, Jumat (17/7) lalu.

"Saya kan dari BIN semua kerahasiaan tahu. Karena kita yang mengkoordinasikan intelijen di berbagai instansi seperti kepolisian, kenegaraan dan tentara nasional. Dan di Tolikara ada juga intelijen yang kita koordinir," kata Sutiyoso di rumah dinasnya, Jalan Denpasar, Kuningan Jakarta, Kamis (23/7).

Mantan Gubernur DKI tersebut mengatakan pihaknya sudah memberikan peringatan kepada aparat setempat untuk mengantisipasi konflik.

Informasi intelijen sudah diberikan pada Sabtu (11/7) yang kemudian direspons kepolisian setempat dengan menggelar rapat musyawarah pimpinan daerah yang melibatkan Bupati, tokoh agama, presiden Gereja Injili di Indonesia (GIDI).

"Kapolres langsung respons dan mengadakan rapat koordinasi dengan menghadirkan semua pihak kecuali Muspida (Musyawarah Pimpinan Daerah)," terang lelaki berusia 70 tahun tersebut.

Hasil dari Rakor, kata dia, meminta mencabut keputusan surat pelarangan ibadah Idul Fitri yang kabarnya diterbitkan Gereja Injili di Indonesia (GIDI). Serta memperbolehkan warga muslim setempat untuk menggelar ibadah hari besar Islam itu.

"Makanya, pada tanggal 17 itu, aparat menjaga salat di sana. Terkumpul 42 aparat di kota kecil campuran Polres dan Koramil," jelasnya.

Namun, menurut dia, Kapolres menganggap hasil rakor telah menghasil musyawarah mufakat memperbolehkan ibadah Idul Fitri dan tidak memperkirakan akan terjadi kisruh.

Tak disangka, sejumlah warga melempari musala setempat dan tak menggubris peringatan untuk membubarkan diri. Insiden di Kabupaten Tolikara mengakibatkan puluhan bangunan kios dibakar, termasuk musala.

Baca juga:
Soekarwo yakin Jatim tak terprovokasi kasus Tolikara
'Insiden Tolikara, TNI dan Polri harus waspadai keterlibatan asing'
Kapolri sebut tembakan ke arah massa di Tolikara bukti negara hadir
Pernyataan JK soal speaker dinilai semakin menyakiti korban Tolikara
Ulama Banten sebut tragedi Tolikara bukti pemerintah abai
Aa Gym minta yang tidak mengerti kasus Tolikara jangan berkomentar
Masjid dan kios dibakar di Tolikara lokasinya dipindah

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.