LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Surya Paloh sebut kebijakan Donald Trump tak sesuai harapan Islam

Paloh sendiri yakin bahwa Indonesia pada umumnya tidak setuju dengan kebijakan tersebut dan menganggap hal tersebut tidak tepat dan tidak bermoral untuk diterapkan di sebuah negara adikuasa.

2017-01-31 15:02:13
Donald Trump
Advertisement

Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh menyatakan ketidaksetujuannya terhadap kebijakan baru Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump yang memboikot imigran dari 7 negara muslim.

Menurut Paloh, meskipun kebijakan tersebut merupakan hak pemerintah Amerika Serikat namun kebijakan itu dinilai tidak sesuai dengan hubungan antarnegara sebagaimana mestinya.

"Tentu kita menyesali, saya pikir walaupun itu hak dari pada pemerintah Amerika untuk mengambil keputusan apa yang mereka anggap tepat bagi policy kebijakan mereka, tapi tidak bisa dilupakan negara sekarang ini berhubungan dengan komunitas yang satu sama lain mempunyai hubungan yang harus tetap terjaga sebagaimana mestinya," kata Paloh, di kantor DPP Partai NasDem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Selasa (31/1).

Paloh juga menegaskan bahwa partai Nasdem ingin mengajak warga Indonesia untuk mengetahui bahwa kebijakan Donald Trump tidaklah sesuai dengan harapan orang kebanyakan, khususnya warga Indonesia yang mayoritas beragama Islam.

"Kita juga ingin membuka mata hati siapa saja di negeri ini termasuk Indonesia, NasDem menyatakan pikiran-pikiran dan pandangan policy kebijakan yang dijalankan oleh presiden baru Amerika Donald Trump ini tidak sesuai dengan harapan kita," ujar Paloh.

Paloh sendiri yakin bahwa Indonesia pada umumnya tidak setuju dengan kebijakan tersebut dan menganggap hal tersebut tidak tepat dan tidak bermoral untuk diterapkan di sebuah negara adikuasa.

"Walaupun kita menganut politik bebas dan aktif sebagaimana mestinya kita tetap menyarankan kebebasan moral politik yang ada dalam menjalankan politik bebas aktif itu harus tetap kita jaga. Sama halnya dengan kita membangun solidaritas Asia-Afrika," tandasnya.

Baca juga:false
Ketua MPR sebut kebijakan Donald Trump diskriminatif dan rasis
AS larang muslim masuk, DPR minta Kemenlu antisipasi situasi darurat
Wapres JK nilai kebijakan Trump timbulkan kecurigaan terhadap muslim
Fahri Hamzah: Donald Trump lakukan pelanggaran HAM
Cerita di balik kebijakan Trump larang muslim, pengakuan orang dekat

Advertisement
(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.