LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Superindo Singosari ketahuan jual daging kehitaman dan buah beresidu

Atas temuan aparat tersebut, Manager Superindo mengaku sudah melakukan prosedur secara berkala.

2016-06-14 16:48:59
Sidak Makanan
Advertisement

Sidak supermarket di Kabupaten Malang, Jawa Timur, menemukan adanya daging warna kehitaman bercampur dengan daging yang dijajakan. Selain itu juga ditemukan beberapa jenis makanan dengan kemasan rusak dan buah apel beresidu kimia.

Tim gabungan menyisir supermarket di Kecamatan Singosari, Pujon dan Ngantang. Tim terbagi dalam tiga rombongan dengan sasaran obat, makanan dan minuman, kosmetik serta alat kesehatan.

Kepala Dinas Industri dan Perdagangan Kabupaten Malang, Helijanti Koentari mengungkapkan, daging kehitaman tersebut dalam posisi dicampur dalam kemasan plastik ditemukan di Superindo. Di antara daging yang bagus tersebut terdapat beberapa potong dalam kondisi rusak.

"Dagingnya merah kelebam-lebaman yang digabung dengan daging yang masih bagus," kata Helijanti yang memimpin rombongan saat ditemui di Supermarket Superindo Singosari, Kabupaten Malang, Selasa (14/6).
Sidak makanan di Malang ©2016 merdeka.com/darmadi sasongko



Helijanti meminta manajer supermarket agar daging di full storage yang sudah kebiru-biruan untuk tidak dijual. Daging itu harus secara periodik diperiksa dan ditarik jika ditemukan yang tidak layak.

"Daging yang beku tetap harus ada batas waktu pembekuan. Berapa hari harus diganti," katanya.

Selain itu juga ditemukan adanya kemasan rusak dari jenis biskuit dan susu kaleng. Petugas juga menemukan kemasan obat yang rusak yakni Cerebrofit dan Stimuno. Barang-barang yang dianggap rusak tersebut disita oleh tim untuk dijadikan barang bukti.

"Seharusnya kalau ada sudah dalam kondisi seperti ini harus diambil atau diganti. Memang bukan expired, tetapi ini kerusakan kemasan yang harus ditarik juga," katanya.

"Alasan pihak supermarket, karena ada suplier yang datang dua bulan sekali, tetapi terlewat tidak dibawa," sambungnya.

Sidak makanan di Malang ©2016 merdeka.com/darmadi sasongko



Sementara itu, Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan (BKP3) Kabupaten Malang melakukan pengetesan tingkat kandungan kimia. Pengetesan dilakukan dengan alat repites yang diaplikasikan pada sayuran dan buah-buahan.

"Alat ini bekerja secara kualitatif untuk mengetahui ada tidaknya residu. Tadi setelah diujikan di sayuran hasilnya negatif, tetapi positif untuk buah apel Amerika," kata Made Dewi A, Kepala BKP3 di tempat yang sama.

Dewi menjelaskan, ada ambang batas tingkat residu yang masih bisa ditolerir, yakni 0.05 PPM serta hanya diperbolehkan adanya dua bahan aktif. Alat tersebut hanya berfungsi untuk mengetahui positif dan negatif. Jika dicurigai akan dilakukan pengetesan lebih lanjut.

Muhammad Faisal, Manager Superindo mengungkapkan, pihaknya telah memiliki prosedur pemeriksaan. Setiap pukul 14.00 WIB, petugasnya akan memeriksa semua barang.

"Kalau ketahuan ada yang rusak akan kita tarik, sebagian kita cacah. Terkait dengan tingkat residu akan kita tanyakan pada supliernya," katanya.

Sementara itu dalam pemeriksaan di Giant Karanglo juga ditemukan daging kemasan yang sudah rusak. Daging tersebut tertulis 50 persen, yang bercampur dengan daging ayam yang lainnya.

Advertisement
(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.