Sungguh tega, jenazah bayi ini dibuang ibunya di TPA sampah Cilacap
Sungguh tega orangtua bayi ini. Betapa tidak, jenazah bayi yang baru dilahirkan ini dibuang dengan dibungkus kantong plastik di TPA sampah Dusun Plered RT 05 RW 10 Desa Tritih Lor Kecamatan Jeruklegi Kabupaten Cilacap, Sabtu (16/12) pukul 11.30 WIB.
Sungguh tega orangtua bayi ini. Betapa tidak, jenazah bayi yang baru dilahirkan ini dibuang dengan dibungkus kantong plastik di TPA sampah Dusun Plered RT 05 RW 10 Desa Tritih Lor Kecamatan Jeruklegi Kabupaten Cilacap, Sabtu (16/12) pukul 11.30 WIB.
Saat ditemukan, tali pusar bayi masih tersambung dengan plasenta. Kapolsek Jeruklegi, AKP Sugeng Hartono mengatakan temuan mayat bayi pertama kali diketahui oleh Kasinah warga Kesugihan. Saat itu, dia sedang mencari sampah di TPA.
"Saksi kaget, saat mengais kantong plastik tergeletak bayi di dalamnya" kata Sugeng, Sabtu (16/12).
Di TPA tersebut, polisi juga menemukan satu buah kaos oblong perempuan warna coklat bergambar dasi dan gambar Mickey Mouse. Selain itu juga satu buah kaos oblong laki-laki warna hitam dan satu sweater warna hitam.
Petugas sampai saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa pelaku pembuangan bayi tersebut. Sedang hasil pemeriksaan medis diketahui bahwa tali pusar bayi masih tersambung dengan plasenta
"Dugaan sementara bahwa bayi dibuang oleh ibu kandung sendiri setelah dilahirkan " ujar Kapolsek.
Jenazah bayi malang tersebut lantas diserahkan ke perangkat Desa Tritih Lor guna dilakukan pemakaman di Karang Luwuh, Dusun Kreweng Desa Tritih Lor, Kecamatan Jeruk Legi.
Baca juga:
Mulyadi kaget ada bungkusan berisi bayi laki-laki di depan rumahnya
Dihamili mantan suami, janda di Bekasi buang bayi ke tong sampah
Polisi buru pembuang jenazah bayi berselimut jaket di sungai Tarakan
Janin ditemukan di tempat sampah kampus UISU
Polisi cari orang tua bayi perempuan yang dibuang di toilet SPBU
Sejoli buang janin di closet hotel mengaku malu jika ketahuan orang tua
Pemulung ini bawa bayi yang ditemukan di semak ke Puskesmas karena takut sakit