LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Sungai Citarum Meluap, Puluhan Ribu KK Jadi Korban Banjir

Sutopo menuturkan banjir terus berulang di daerah itu memerlukan penanganan DAS Citarum secara komprehensif sehingga daerah Baleendah dan sekitarnya merupakan permukiman dan industri yang padat penduduknya.

2019-03-08 09:31:00
Banjir
Advertisement

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menyatakan, sebanyak 22.105 kepala keluarga (KK) terdampak banjir akibat meluapnya Sungai Citarum. Banjir menyebar di Kecamatan Baleendah 5.271 KK, Kecamatan Dayeuhkolot 3.005 KK dan Kecamatan Bojongsoang 2.370 KK.

Kemudian Kecamatan Rancaekek 3.383 KK, Kecamatan Cileunyi 3.373 KK, Kecamatan Majalaya 1.929 KK, Kecamatan Banjaran 2.414 KK, Kecamatan Cicalengka 85 KK, Kecamatan Kutawaringin 25 KK dan Kecamatan Ibun 250 KK.

"Terlebih lagi di daerah Kecamatan Baleendah dan Majalaya karena dalam setahun masyarakat dapat mengalami banjir sekitar 10 kali," kata Sutopo, Jumat (8/3).

Advertisement

Menurutnya, hujan berintensitas sedang hingga tinggi yang turun sejak Rabu 6 Maret menyebabkan banjir di 12 desa/kelurahan di 10 kecamatan di Kabupaten Bandung hingga Kamis 7 Maret. Daerah yang banjir ada di Kecamatan Dayeuhkolot, Baleendah, Bojongsoang, Rancaekek, Cileunyi, Majalaya, Banjaran, Cicalengka, Kutawaringin, dan Ibun.

Sutopo mengungkapkan, banjir disebabkan luapan Sungai Citarum dan drainase yang tidak mampu mengalirkan aliran permukaan dan tinggi banjir antara 40 cm hingga 280 cm. Meskipun banjir melanda cukup luas dan merendam rumah warga, namun hanya ada 90 KK atau 283 jiwa yang mengungsi.

Sebaran pengungsi di Kecamatan Dayeuhkolot 5 KK atau 17 jiwa, di Kecamatan Baleendah 68 KK atau 226 jiwa dan Kecamatan Bojongsoang 17 KK atau 40 jiwa. Dia mengatakan tim reaksi cepat BPBD Kabupaten Bandung bersama TNI, Polri, Basarnas, PMI, Tagana, SKPD, dan relawan melakukan evakuasi korban serta bantuan disalurkan kepada pengungsi.

Advertisement

Sutopo menuturkan banjir terus berulang di daerah itu memerlukan penanganan DAS Citarum secara komprehensif sehingga daerah Baleendah dan sekitarnya merupakan permukiman dan industri yang padat penduduknya.

Kondisi topografi cekung dengan dasar Sungai Citarum dangkal karena sedimentasi dan seringnya banjir melanda permukiman menyebabkan masyarakat sudah beradaptasi dengan kondisi alam yang ada.

"Masyarakat sudah menyiapkan perahu dan mengetahui kemana mereka harus mengungsi. Jarang ada korban jiwa meskipun mereka sering dilanda banjir," tutup.

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Sungai Bengawan Madiun Meluap, Ratusan Warga Ngawi Mengungsi
Banjir Menggenangi 15 Kabupaten, Pemprov Jatim Kerahkan Semua Personel
Tol Madiun-Ngawi Terendam Banjir, Satu Orang Tewas Akibat Kecelakaan
15 Kabupaten di Jawa Timur Terendam Banjir, di Madiun Ada 39 Desa Terendam
Warga Baleendah Bandung Tewas Tersengat Listrik Saat Banjir

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.