Sungai Cimanceuri meluap, akses Jalan Seglok Tangerang terputus
Akses Jalan Seglok di Kampung Seglok, Desa Cogreg, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, terputus karena banjir. Akibatnya, jalan tersebut sama sekali tidak bisa dilintasi oleh kendaraan maupun warga.
Akses Jalan Seglok di Kampung Seglok, Desa Cogreg, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, terputus karena banjir. Akibatnya, jalan tersebut sama sekali tidak bisa dilintasi oleh kendaraan maupun warga.
Dikatakan Yaya, warga setempat, banjir mulai terjadi pada Selasa (21/7) jam 03.00 WIB dini hari. Banjir tersebut disebabkan karena Sungai Cimanceuri meluap.
"Kalau Sungai Cimanceuri meluap, di sini pasti banjir," katanya, Rabu (22/2).
Menurut Yaya, aktivitas warga menjadi terganggu akibat dari banjir tersebut.
"Warga yang hendak beraktivitas harus mencari jalan alternatif," jelasnya.
Ia menambahkan, biasanya jika terjadi banjir ada bantuan perahu karet dari Pemkab Tangerang untuk membantu warga melintas. Tetapi sampai saat ini, belum ada bantuan perahu karet.
Dari pantauan di lokasi pada pukul 12.00 WIB sampai pukul 12.45 WIB, kondisi ketinggian air semakin tinggi.
"Biasanya bisa tiga sampai empat hari banjir seperti ini terjadi, tergantung kondisi dari luapan air di Sungai Cimanceuri," pungkasnya.
Baca juga:
Banjir di Kebon Besar disebabkan ambrolnya tutup gorong-gorong
Warga Kebon Besar Tangerang geram pemkot acuh soal penanganan banjir
Sejumlah jalan di Tangerang banjir, banyak kendaraan melintas mogok
Hujan deras satu jam, perumahan di Tangerang kebanjiran
Banjir di Tangerang, total 4.371 warga masih mengungsi
Pascahujan deras, sejumlah kawasan di Tangerang masih banjir
Banjir rendam kawasan Periuk Tangerang, motor tak bisa lewat