LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Sumsel Waspadai Puncak Lonjakan Pasien Covid-19 Dua Pekan Lagi

Dinas Kesehatan Sumatera Selatan memprediksi bakal terjadi lonjakan pasien Covid-19. Sementara ketersediaan tempat tidur dinilai masih aman.

2021-06-20 19:05:00
Corona di Indonesia
Advertisement

Dinas Kesehatan Sumatera Selatan memprediksi bakal terjadi lonjakan pasien Covid-19. Sementara ketersediaan tempat tidur dinilai masih aman.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sumsel Ferry Yanuar mengungkapkan, lonjakan pasien diperkirakan terjadi 5-7 minggu setelah lebaran. Artinya, lonjakan pasien tak bakal lama lagi terjadi, yakni paling tidak dua pekan lagi.

"Diperkirakan kasus akan terus melonjak sekitar lima hingga tujuh minggu setelah lebaran," ungkap Ferry, Minggu (20/6).

Advertisement

Saat ini mulai terjadi peningkatan kasus positif di Palembang dengan rata-rata harian mencapai 140 kasus dengan tingkat positivity rate mencapai 33,85 persen. Hal ini perlu diwaspadai agar penularan tidak semakin meluas.

"Kita tetap waspada, rekan-rekan di puskesmas juga harus gencar memantau masyarakat yang menjalani isolasi mandiri agar tidak menularkan ke orang sekitar," ujarnya.

Kasi Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular Dinkes Palembang Yudhi menjelaskan, Bed Occupancy Ratio (BOR) di Palembang tercatat 41,74 persen atau turun dari 59 persen setelah bertambahnya ruang isolasi di Wisma Atlet Jakabaring dan menurunnya kasus aktif.

Advertisement

Di wisma atlet terdapat 139 tempat tidur yang sudah terisi 44 kamar atau 46 persen keterisian dan 1.336 tempat tidur di 18 rumah sakit dengan jumlah keterisian mencapai 417 tempat tidur atau 45 persen.

"Angka BOR sudah turun karena ada penambahan tempat tidur dan berkurangnya kasus aktif," kata dia.

Pasien terpapar virus corona dapat menjalani isolasi di wisma atlet sebagai pertolongan pertama. Tempat ini dapat dinikmati oleh pasien yang mengalami gejala sesak nafas dan demam.

"Sedangkan pasien dengan gejala berat disertai komorbit akan dirawat di ICU rumah sakit karena diperlukan penanganan optimal," jelasnya.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.