LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Sumber air mengering, tim pemadam kewalahan atasi kebakaran hutan

Kebakaran ini membuat sebagian besar jalan amblas.

2015-08-10 08:30:00
Kebakaran Hutan
Advertisement

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga terjadi di Kalimantan Tengah. Api yang membakar lahan maupun semak belukar terus meluas, kondisi ini membuat petugas yang tergabung Tim Serbu Api Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Tengah kewalahan.

"Kami mulai kesulitan memadamkan titik api meskipun api kecil dan baru, karena sumber air yang biasa diambil dari parit besar yang mengelilingi lahan saat ini sudah mengering karena lama tidak hujan," kata Peri Abuk, salah seorang petugas Tim Serbu Api saat berupaya memadamkan kebakaran lahan di kawasan kampus II Universitas Muhammadiyah Palangka Raya di kawasan jalan lingkar luar kota itu, Senin (10/8), seperti dilansir Antara.

Kawasan kampus II Universitas Muhammadiyah Palangka Raya seluas 20 hektare dalam sepekan terakhir diwarnai kemunculan titik api yang diperkirakan dari rembetan dan sisa pembakaran lahan. Pembakaran tersebut diduga dilakukan warga pemilik kavling tanah di sekitar kampus.

Jalan lingkungan dibangun pihak UMP untuk memberikan akses jalan bagi para pemilik kavling tanah, tampak terus mengeluarkan asap yang berarti api membakar dan menjalar di bagian bawah jalan yang berupa lahan gambut dan mudah terbakar saat kekeringan. Sebagian badan jalan juga mulai anjlok dan terputus karena bagian bawah jalan tak ada lagi gambut sebagai pondasi.

Menurut Peri Abuk, petugas Tim Serbu Api dengan perlengkapan peralatan pembatas lahan terbakar dan mesin pompa air tidak bisa banyak berbuat karena kesulitan sumber air yang selama ini mengandalkan air dari saluran, namun sayang saluran ini mengering.

Rektor Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (kandidat) Doktor Bulkani, menyatakan segera meminta bantuan penanggulangan kebakaran lahan di kawasan kampus pengembangan di Jalan Anggrek lingkar luar Kota Palangka Raya itu.

Pihak UMP juga siap mengerahkan mahasiswa dalam penanggulangan meluasnya sebaran titik api di daerah pinggiran Kota Palangka Raya, serta mengimbau warga agar tidak membakar untuk membersihkan lahan selama musim kemarau seperti saat ini.(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.