Sumbang 24 Persen PAD, Pertanian di Sumbar Dapat Anggaran Rp680 Miliar
Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan DPRD Sumatera Barat (Sumbar) menyepakati 10 persen APBD 2022 untuk sektor pertanian. Nilai anggarannya mencapai Rp680 miliar.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan DPRD Sumatera Barat (Sumbar) menyepakati 10 persen APBD 2022 untuk sektor pertanian. Nilai anggarannya mencapai Rp680 miliar.
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Sumbar Hansastri mengatakan, keputusan itu diambil karena sejumlah faktor, salah satunya mengingat 57 persen masyarakat Sumbar berprofesi sebagai petani.
"Jadi kalau 10 persen dari total APBD (2022) kita, ada sekitar Rp680 miliar. Karena total APBD 2022 kita kan Rp6,8 triliun. Kita harap bisa dioptimalkan pengalokasiannya nanti, mengingat 57 persen masyarakat Sumbar bergerak di sektor pertanian," kata Hansastri di Padang, Senin (8/11).
Dia menjelaskan, sektor pertanian juga menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Sumbar mencapai 24 persen. "Salah satu (faktor), karena sektor pertanian ini menyumbang sekitar 24 persen PAD bagi Sumbar, dan perlu ditingkatkan, salah satunya mengalokasikan 10 persen di APBD," jelas Hansastri.
Anggaran Rp680 miliar itu bakal diperuntukkan bagi lima bidang pertanian, yakni pertanian, peternakan, kelautan, kehutanan dan pangan. "Termasuk juga sumber daya air (SDA), ini (berhubungan) dengan irigasi, kebutuhan pertanian," ujar Hansastri.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sumbar Irsyad Syafar mengatakan, pihaknya menyetujui peruntukan 10 persen bagi sektor pertanian dalam rancangan APBD 2022.
"Sektor pertanian ini (memang) butuh dukungan lebih anggaran, DPRD memiliki persepsi jika sektor pertanian merupakan sektor unggulan, yang harus didukung sepenuhnya, untuk (meningkatkan) kesejahteraan masyarakat," jelas Irysad.
(mdk/yan)