Suhemi, terpidana kasus suap dipindah ke Lapas Sukamiskin
Suhemi, terpidana kasus suap dipindah ke Lapas Sukamiskin. Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, sudah menjatuhkan vonis 4 tahun penjara pada Suhemi.
Suhemi, terdakwa kasus suap pengalokasian dana alokasi khusus (DAK) proyek pembangunan jalan di Sumatera Barat dipindah ke Lapas Sukamiskin, hari ini. Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, sudah menjatuhkan vonis 4 tahun penjara.
"Suhemi ke Lapas Sukamiskin terkait perkara Putu Sudiartana," ungkap Juru bicara KPK, Febri Diansyah saat konferensi pers di KPK, Kamis (16/02).
Sebelumnya, pada persidangan di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Jakarta, Putu mengaku menerima uang suap melalui staf pribadinya, Noviyanti, ketika memberikan kesaksian untuk terdakwa Yogan Askan. Akan tetapi, Putu mengaku tidak tahu tentang asal uang tersebut.
Kasus ini bermula dari perencanaan pembangunan 12 ruas jalan di Sumatera Barat yang anggarannya berasal dari APBN-P 2016. Total nilai proyek mencapai Rp 300 miliar.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima tersangka dalam operasi tangkap tangan, yaitu I Putu, Suhemi, Noviyanti, pengusaha Yogan Askan, dan Kepala Dinas Prasarana Jalan, Tata Ruang, dan Permukiman Sumbar, Suprapto.
Dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) tersebut, KPK mengamankan uang tunai 40 ribu dolar Singapura serta Rp 500 juta yang disimpan di beberapa rekening bank.
Diduga I Putu yang berstatus sebagai anggota DPR ini menjanjikan akan memasukkan rencana anggaran proyek jalan ke dalam APBNP tahun 2016.
Baca juga:
Ini alasan KPK tak cantumkan ipar Jokowi sebagai saksi kasus suap
Polisi ikut memburu Wakil Bupati Cirebon jadi buronan Kejari
Cerita Kapolri tolak suap dari korban pencurian saat masih bujang
Penyuap Bupati Banyuasin agar bisa naik haji divonis 1 tahun 5 bulan
2 Hakim konstitusi diperiksa KPK soal kasus suap Patrialis Akbar
3 Kali mangkir dipanggil jaksa eksekutor, Wabup Cirebon masuk DPO
Bahas suap eks dirut, Garuda Indonesia panggil bos Rolls-Royce Plc