LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Sudah ditembak, Mat Ompong masih berani acungkan rencong ke polisi

Tersangka sempat digerebek di tempat nongkrongnya, namun tersangka langsung kabur.

2015-06-29 18:33:49
Kasus Narkoba
Advertisement

Ada-ada saja ulah M Junaidi alias Mat Ompong (30) yang cukup merepotkan polisi. Hal ini karena, meski kaki kanannya sudah ditembak, dia masih saja berani mengacungkan rencong ke arah polisi saat melarikan diri.

Namun pelarian pengedar sabu itu tak dapat jauh karena keburu diciduk. Dia pun harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Ilir Barat II Palembang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Informasi yang dihimpun, penangkapan tersangka Mat Ompong dari pengembangan keterangan rekannya, Cristian (27) yang terlebih dahulu ditangkap. Polisi memburu tersangka Ompong dari rumahnya di Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II, Palembang, hingga tempat tongkrongannya yang tak jauh dari rumahnya. Barulah, polisi berhasil menciduknya saat tersangka melintas di Jalan Ki Gede Ing Suro Palembang, Senin (29/6) dini hari.

Advertisement

Saat dihadirkan, tersangka Ompong terbilang irit bicara. Sebab, dia masih meringis kesakitan akibat luka tembak yang dideritanya.

"Ampun pak, sakit. Nyesal," ungkap tersangka Ompong di Mapolsek Ilir Barat II Palembang, Senin (29/6).

Kapolsek Ilir Barat II Palembang Kompol Ahmad Firdaus mengungkapkan, tersangka Ompong berhasil ditangkap setelah dihadiahi timah panas di bagian kaki kanannya karena berusaha melarikan diri dan mengancam petugas memakai rencong. Tersangka sempat digerebek di tempat nongkrongnya, namun setelah mengetahui adanya penggerebekan itu, tersangka langsung melarikan diri. Kemudian, polisi baru berhasil menangkapnya saat mengendarai sepeda motor.

Advertisement

"Meski sudah diberi tembakan peringatan, dia masih lari dan melawan petugas. Ditembak kakinya masih juga acungkan rencong," ujar Firdaus.

"Tersangka memang sudah lama jadi buruan petugas karena menjadi pengedar sabu di seputaran eks dermaga," pungkasnya.

(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.