Sudah dipercaya, tiga PRT malah gasak HP dan celengan majikan
Erwin mengaku kehilangan dua buah HP merek Asus serta dua buah celengan berisi uang kurang lebih Rp 3 juta.
SR, perempuan (21), MA (16) dan AR (21) diborgol polisi di hadapan keluarganya di rumah masing -masing. Ketiga pembantu rumah tangga ini ditangkap lantaran menggasak handphone (HP) dan dua buah celengan milik majikannya tempatnya bekerja di Denpasar Bali.
Ketiga pembantu ini berasal dari satu kampung halaman yang sama di Aikmel. Mereka diterima bekerja di rumah Erwin yang beralamat di Jalan Ahmad Yani Permai Blok C, Nomor 22 Denpasar. Namun baru berjalan selama dua minggu bekerja, ketiganya sudah mencuri.
"Saya kasihan pada mereka, sudah saya percaya. Baru juga dua minggu kerja saya tinggal sudah kabur curi barang di rumah," ungkap korban di hadapan petugas, Sabtu (3/8).
Dalam laporannya di Polsek Denpasar Barat, Erwin mengaku kehilangan dua buah HP merek Asus serta dua buah celengan berisi uang kurang lebih Rp 3 juta.
Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat Iptu Ika Prabawa menjelaskan kronologis pencurian yang dilakukan para tersangka. Bahwa pada hari Kamis, (25/8) sekira pukul 06.00 WITA pagi, Ermin keluar rumah mengantar anaknya sekolah. Kemudian korban kembali sekitar pukul 15.30 WITA sore.
Saat kembali itulah korban melihat kondisi rumah dalam keadaan pintu gerbang tertutup sementara pintu kamar tamu dalam keadaan terbuka dan tiga orang pembantunya sudah tidak ada di rumah.
"Rupanya ketiga langsung kabur ke kampung asalnya di Lombok Timur, setelah berhasil mencuri barang milik majikannya yang di dapat," ungkap Prabawa.
Saat dimintai keterangan ketiganya mengaku melakukan pencurian karena keluarga di kampungnya terdesak ekonomi.(mdk/eko)