LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Sudah digali, makam Lettu Wiradhy di Bekasi gagal dipakai

Keluarga tidak bisa menolak permintaan negara supaya jasad Lettu Wiradhy dimakamkan di TMP Kalibata.

2016-03-21 15:15:22
Helikopter Jatuh
Advertisement

Nenek Letnan Satu CPN Wiradhy Tri Darwoko berkeras ingin cucunya disemayamkan lebih dulu di rumah duka, di Kompleks Sapta Taruna 3, Kementerian Pekerjaan Umum RT 3/RW 34, Kelurahan Bojongrawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi.

"Tapi instruksi dari negara tidak bisa, karena langsung dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta Selatan," kata orangtua almarhum Lettu Wiradhy, Pringgono (57), saat berbicang dengan merdeka.com, Senin (21/3).

Bahkan, kata Pringgono, keluarga telah menyiapkan makam di Taman Pemakaman Umum Poncol, di Jalan Kartini, Bekasi Timur. Keluarga ingin memakamkan Almarhum Lettu Wiradhy di samping makam kakeknya. Namun, negara menolak karena Lettu Wiradhy dianggap gugur sebagai pahlawan dan harus dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.

"Makam sudah dipesan, bahkan sudah digali hingga seperempat. Tapi, ada instruksi dari negara, akhirnya keluarga nurut dimakamkan di TMP Kalibata," ujar Pringgono.

Pringgono mengatakan, saat ini jenazah Lettu Wiradhy dalam perjalanan dari Poso, Sulawesi Tengah, menuju Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Rencananya, jenazah langsung dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, kemudian dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta Selatan.

Lantaran tak ada pemakaman maupun persemayaman di rumah duka, rencananya keluarga bertolak ke RS Polri dan TMP Kalibata mengikuti proses pemakaman. Diperkirakan sore ini jenazah akan tiba di Jakarta.

Pantauan merdeka.com, saat ini rumah duka sudah mulai didatangi para pelayat. Tampak sejumlah karangan bunga menghiasi halaman rumah sederhana milik orangtua almarhum.

Helikopter milik TNI Angkatan Darat jenis Bell 412 EP nomor HA 5171 mengalami kecelakaan di Poso, Sulawesi Tengah, Minggu (20/3), sekitar pukul 17.55 WITA. Helikopter buatan Amerika Serikat itu ditumpangi 13 orang dikabarkan disambar petir dan jatuh di perkebunan.

Baca juga:
Seluruh jenazah korban heli jatuh di Poso diterbangkan ke Jakarta
Tewas dalam kecelakaan, Kapten Yanto tinggalkan istri hamil 6 bulan
Pilot helikopter TNI Kapten Agung dikenal sebagai penerbang andalan
Keluarga jemput jasad Kapten dr Yanto di Lanud Halim Perdanakusuma
Kolonel Ontang dikenal baik dengan keluarga dan tetangga

(mdk/ary)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.