Sudah 448 bangunan rusak akibat gempa Sukabumi
Baru 12 dari 47 kecamatan di Kabupaten Sukabumi yang melaporkan adanya kerusakan bangunan.
Jumlah kerusakan bangunan akibat gempa 6,1 SR di Sukabumi, Senin (4/6), terus bertambah. Data terakhir, sebanyak 448 bangunan rusak akibat lindu yang terasa hingga Jakarta tersebut.
"Kerusakan paling banyak di Kecamatan Cidolog, dan sampai sekarang sudah 12 kecamatan yang melaporkan ada bangunan baik rumah maupun fasilitas lainnya rusak akibat gempa tersebut," kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Tatang di Sukabumi, Rabu (6/6), seperti dikutip Antara.
Berdasarkan data BPBD, bangunan rusak ringan tercatat 272 unit, rusak sedang 153 unit dan rusak berat 19 unit. Masjid Agung di Kecamatan Cidolog, madrasah dan pondok pesantren di Kecamatan Sagaranten serta musala di Kecamatan Surade termasuk yang rusak ringan.
"Data ini masih sementara dan kerugian belum bisa ditaksir karena masih terus berubah," ujarnya.
Menurut dia, hingga siang ini baru 12 dari 47 kecamatan yang melaporkan ada kerusakan bangunan, yakni Cidolog, Tegalbuleud, Nyalindung, Surade, Warungkiara, Cidadap, Parungkuda, Palabuhanratu, Ciemas, Simpenan, Sagaranten dan Pabuaran.
"Bantuan dari Kabupaten Sukabumi dan Provinsi Jawa Barat mulai disalurkan kepada para korban bencana gempa ini," kata Tatang.(mdk/ren)