Suasana terminal Tanjung Priok H-5 Lebaran
Kikin mengaku saat ini transportasi bus kini terbilang cukup nyaman. Ketakutan macet panjang menjadi alasan utama yang membuat Kikin memilih naik bus. Kikin mudik bersama istri dan dua orang anaknya.
Pemudik mulai memadati terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (9/6). Satu per satu bis Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) mengantar pemudik ke kampung halamannya masing-masing.
Pantauan Liputan6.com, kebanyakan pemudik berangkat dari terminal Tanjung Priok dengan tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur. Harga tiket pun bervariasi mulai Rp 200.000 sampai Rp 350.000.
Belasan bus pun terparkir rapi di terminal menunggu giliran jalan. Lantaran tujuan bus kebanyakan menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur, bus baru akan banyak berangkat sore. Dengan perhitungan 12 jam perjalanan atau lebih dan sampai tujuan pada pagi harinya.
Sejumlah petugas kepolisian pun terlihat berjaga di sekitar terminal.
Salah satu pemudik, Kikin mengatakan, dirinya sengaja berangkat dari terminal Tanjung Priok. Selain tidak begitu ramai, pembelian tiket juga tidak begitu mengantri.
"Di sini masih gampang aja jarang saingannya. Ya rame juga tapi kan nggak sepadat di terminal lain. Saya mudiknya ke Malang," kata Kikin.
Kikin mengaku saat ini transportasi bus kini terbilang cukup nyaman. Ketakutan macet panjang menjadi alasan utama yang membuat Kikin memilih naik bus. Kikin mudik bersama istri dan dua orang anaknya.
"Bawa mobil pribadi sama bus nggak jauh beda. Cuman kan enaknya kita nggak cape bawa mobil tinggal tidur. Ya nanti setelah sampai sana baru sewa mobil buat jalan-jalan," ujar dia.
Reporter: Moch Harunsyah
Sumber : Liputan6.com