LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Suasana haru iringi pemakaman Mayor Laut Eko

Eko Idang Prabowo meninggalkan seorang istri dan dua anak, Rara Chaira (7) dan Aditya Mardamar, yang berusia dua tahun.

2012-07-08 15:12:44
TNI AL
Advertisement

Mayor Laut (T) Eko Idang Prabowo Liting (46) disemayamkan. Perwira laut yang gugur saat menjalankan tugasnya di Perairan Pasir Putih, Situbondo, Jawa Timur, Sabtu (7/7) kemarin itu, dimakamkan di komplek Pemakaman TNI-AL, Taman Bahagia, Desa Gisik Cemandi, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Minggu (8/7) siang.

Suasana haru mengiringi pemakaman warga Jalan Brigjen Katamso IV Blok C- 9 itu. Istri Eko, Dina Anggraeni (33), terus menangis sambil memeluk peti jenazah sang suami.

Puluhan karangan bunga bela sungkawa terlihat berjajar di depan rumah duka. Bahkan, ketika upacara pelepasan yang dipimpin oleh Kepala Staf Pangarmatim Laksamana TNI Darwanto, tangis ibu dua anak itu semakin terdengar keras.

Tangis Dina makin tak terbendung, ketika petugas berbaju putih bergerak membawa peti jenazah sang suami ke mobil jenazah, yang sejak pagi berada di depan rumah duka. Beberapa keluarga berusaha menenangkannya agar bisa tabah.

"Ayah tidak bisa pisah dengan saya. Aku ikut ayah," teriak Dina yang minta untuk ikut satu mobil berangkat ke tempat pemakaman.

Sementara dalam upacara pemakaman, hadir pula Kadispen Koarmatim TNI AL Letkol TNI (P) Yayan Sugiana.

Eko Idang Prabowo meninggalkan seorang istri dan dua anak, Rara Chaira (7) dan Aditya Mardamar, yang masih berusia dua tahun. Eko gugur saat menjalankan tugas bersama rekannya Kolonel Laut (P) Jefri Sangel Liting (35), asal Jalan Pulau Dewata Kavling D1 No 7, Kelapa Gading, Jakarta.

Keduanya gugur saat mengikuti gelar simulasi penyelamatan KRI Cakra 401 yang tenggelam di Perairan Pasir Putih. Mereka bertindak sebagai awak KRI Cakra 401 yang diselamatkan pasukan TNI AL. Namun, dalam simulasi penyelamatan, kedua perwira laut itu, terlambat muncul di permukaan dan meninggal dunia.(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.