LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Suara Jokowi meninggi lihat Ahok perlakukan Ma'ruf Amin di sidang

Suara Jokowi meninggi lihat Ahok perlakukan Ma'ruf Amin di sidang. Luhut mengungkap reaksi Jokowi melihat Ahok perlakukan Ma'ruf Amin di sidang ke delapan penistaan agama. Meski begitu, Luhut menegaskan, berkunjung ke rumah Ma'ruf bukan perintah Jokowi.

2017-02-03 23:27:15
Sidang Ahok
Advertisement

Menko Kemaritiman Luhut Pandjaitan mengungkapkan suara Presiden Joko Widodo sempat meninggi saat mendengar ucapan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ke Ketua Umum MUI KH Ma'ruf Amin dalam persidangan dugaan penistaan agama. Meski begitu, Luhut enggan menjelaskan apa maksud suara Jokowi yang meninggi gara-gara Ahok tersebut.

"Suara beliau agak tinggi kemarin karena ada saudara Ahok bicara seperti itu dan yang kami mau dan Presiden juga itu arahnya, demokrasi kita ini mesti kita jaga," kata Luhut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (3/2).

Luhut mengatakan, hal ini saat dirinya menjelaskan maksud pertemuannya dengan Ma'ruf Amin. Mantan Menko Polhukam ini mengatakan, kedatangannya tersebut hanya membahas soal pelbagai hal tentang kondisi negara. Luhut mengaku dirinya dengan Rais Aam NU itu berteman cukup lama dan sering melakukan komunikasi.

"Intinya kita mau aman, baik-baik, jadi jangan dibawa kemana-mana, seperti ada yang bilang saya belain sana-sini, enggak ada," katanya.

Sementara itu, Luhut mengatakan, pertemuan itu merupakan inisiatif pribadi bukan atas permintaan dari Presiden. Saat melaporkan isi pertemuannya dengan Ma'ruf Amin ke Presiden, Luhut menceritakan respon Jokowi yang menyebut pertemuan dirinya itu merupakan hal yang positif.

"'Iya sudah benar'. Gitu aja," kata Luhut.

Luhut juga berbicara soal cibiran yang menyebut seharusnya melakukan pertemuan yakni Menko Polhukam bukan dirinya yang saat ini menjabat sebagai Menko Kemaritiman. Untuk hal ini, kata dia, merupakan suatu hal yang tak perlu dibesar-besarkan.

"Ada yang bilang ini, kok ada Menko Maritim? Saya telepon Pak Wiranto juga. Kan lebih bagus, jangan hanya jabatan, tapi perkawanan dalam keadaan-keadaan begini kan lebih bagus," ujarnya.

Baca juga:
Ketua DPR ke Demokrat soal angket: Sabar, suasana biar tenang dulu
Jaja Miharja bela KH Ma'ruf Amin: Gua sakit hati, Kiai gua diginiin!
Kader NU di parpol diminta tak 'goreng' isu Ahok vs KH Ma'ruf Amin
Polemik Ahok dan Ma'ruf Amin, ini kata Nusron Wahid
Mau sowan, Ahok belum bisa temui Maruf Amin karena agenda padat
Sekjen MUI: Negara ini seperti diobok-obok oleh satu orang saja
Ahok dinilai telah menghina ulama, begini 4 reaksi keras GNPF-MUI

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.