Suami istri di Kuantan Singingi diserang beruang saat sadap karet
Serangan itu membuat wajah Abu sobek, sedangkan Lastri mengalami sobek di paha kanan.
Suami istri di Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau mengalami luka parah akibat diserang beruang saat menyadap karet di kebun mereka. Awalnya beruang menyerang Abu Hanifah (56), kemudian istrinya Lastri (42) berusaha menolong suaminya, namun turut juga diterkam.
"Saat ini Abu Hanifah telah dibawa ke RSUD Teluk Kuantan untuk menjalani pengobatan, sedangkan Lastri dirawat di Puskesmas Baserah," ujar Kapolres Kuantan Singingi AKBP Fibri Karpiananto kepada merdeka.com, Kamis (11/10).
Fibri menjelaskan, kedua pasangan suami istri yang berdomisili di Desa Tratak Baru Kecamatan Kuantan Hilir Kabupaten Kuantan Singingi itu awalnya tenang menyadap getah karet di kebun mereka, Rabu (10/10) sekitar pukul 09.30 WIB. Namun, tiba-tiba hewan berkuku tebal dan tajam itu datang menyerang.
"Abu Hanifah langsung diserang beruang tersebut dan mengenai bagian wajah dan mata korban. Melihat suami diserang, istri korban Lastri mencoba untuk mengusir beruang yang menerkam suaminya. Tapi beruang tersebut balik menyerang istri," kata Fibri.
Serangan itu membuat wajah Abu sobek, sedangkan Lastri mengalami sobek di paha kanan. Seorang petani lain, Riko, yang juga bekerja di samping kebun tersebut mendengarkan teriakan kedua korban meminta tolong. Sementara si beruang langsung pergi meninggalkan lokasi.
"Kemudian Riko memanggil Amri, yang merupakan keponakan kedua korban untuk membantu mengangkat korban untuk dibawa ke Rumah Sakit," kata perwira menengah jebolan Akademi Kepolisian tahun 1998 ini.
Baca juga:
Bayi beruang ditemukan pegawai perkebunan HTI Arara Abadi saat panen
Warga hambat proses evakuasi buaya di Sungai Cileungsi
Anak buaya di Mangga Dua diduga dilepas orang
3 Anak buaya ditemukan buat sarang di bawah jembatan Mangga Dua Square
Satwa langka pesut Mahakam kembali ditemukan mati, diduga diracun
Modus penangkaran, nenek 60 tahun di Jember ekspor burung langka