LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Stok Cukup, Jokowi Tegaskan Tak Ada Larangan Belanja Bahan Pokok

Bahkan, mantan Gubernur DKI Jakarts itu langsung melakukan inspeksi mendadak ke gudang Bulog, Rabu 18 Maret 2020 lalu. Hal itu dilakukannya untuk mengecek langsung stok pangan dalam negeri.

2020-03-19 19:51:10
Presiden Jokowi
Advertisement

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menegaskan, tidak boleh ada larangan untuk belanja kebutuhan pokok di tengah situasi pandemi Virus Corona atau Covid-19. Dia memastikan persediaan kebutuhan pokok secara nasional masih cukup.

"Bapak Presiden menegaskan untuk tidak boleh ada larangan pembelanjaan barang terutama barang-barang kebutuhan sehari-hari karena persediaan nasional masih cukup," kata Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo melalui video conference usai rapat bersama Jokowi, Kamis (19/3).

Bahkan, mantan Gubernur DKI Jakarta itu langsung melakukan inspeksi mendadak ke gudang Bulog, Rabu 18 Maret 2020 lalu. Hal itu dilakukannya untuk mengecek langsung stok pangan dalam negeri.

Advertisement

Selain itu, Jokowi juga meminta agar anggaran daerah dan pusat diprioritaskan untuk penanganan Virus Corona. Khususnya, untuk dunia usaha sehingga tidak terjadi PHK.

"Anggaran daerah dan pusat diprioritaskan untuk penanganan Covid-19, khususnya social safety net dan dunia usaha agar tidak terjadi PHK," jelas Doni.

Sebelumnya, Satgas Pangan Polri meminta pembatasan penjualan 4 bahan makanan pokok di tengah penyebaran virus corona atau Covid-19 yang telah menjadi pandemi global dan bencana nasional. Keempat bahan pangan tersebut, yakni beras, gula, minyak goreng dan mi instan.

Advertisement

Beberapa komoditas kebutuhan pokok dibatasi pembeliannya untuk pribadi. Seperti beras maksimal 10 kilogram, gula maksimal 2 kilogram, minyak goreng maksimal 4 liter, dan mie instan maksimal 2 dus.

Sementara itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, menegaskan stok bahan pangan aman sehingga masyarakat tak perlu panik dan khawatir sehingga memborong. Dia memastikan akan terus melakukan pengawasan dan pemantauan pasokan bahan pangan, agar tidak menimbulkan kenaikan harga.

Semenjak virus corona masuk ke Indonesia, memang muncul fenomena panic buying dimana masyarakat berbondong-bondong ke supermarket dan memborong barang dengan jumlah yang banyak. Bukan hanya barang saja, masker hingga hand sanitizer pun menjadi langka karena banyak dibeli.

Reporter: Lisza Egeham
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Polisi Sebut Volume Kendara Turun Usai Kebijakan Kerja & Belajar dari Rumah
Kemenhub: Tak Ada Penutupan Penerbangan Internasional, Kecuali dari dan ke China
Penyemprotan Disinfektan di Kantor Bawaslu
Cegah Dampak Corona, Amartha Prioritaskan Keberlangsungan Sektor Ekonomi Informal
Pemkot Malang Luncurkan Bilik Sikat Corona
Pro Kontra Pengusaha Soal Pembatasan Pembelian Sembako

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.