Sterilisasi Tol Dalam Kota, Polisi Ancam Tangkap Pendemo Bertahan Depan DPR
Proses sterilisasi ruas Tol Dalam Kota akan berlangsung dengan mengerahkan polisi berpakaian preman dan kendaraan baracuda dari Slipi, Jakarta Barat.
Kapolres Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan mengimbau mahasiswa yang berada di Jalan Tol Dalam Kota Jakarta dan depan gedung DPR membubarkan diri. Dia pun mengancam akan menangkap apabila masih bertahan di depan Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (24/9) malam.
"Saya perintahkan untuk mundur. Kami akan masuk tol, tangkap yang ada di dalam tol," kata Harry melalui pengeras suara.
Dia pun memerintahkan anggotanya menyisir sejumlah titik dan menangkap para pengunjuk rasa. Proses sterilisasi ruas Tol Dalam Kota akan berlangsung dengan mengerahkan polisi berpakaian preman dan kendaraan baracuda dari Slipi, Jakarta Barat.
"Saya imbau keluar jalan tol, keluar. Saya akan lakukan sterilisasi di jalan tol. Tangkap, pasukan yang berpakaian preman, tangkap yang di dalam tol. Pasukan Brimob, siagakan gas air mata," ujar mantan Kapolres Metro Tangerang ini.
Pantauan merdeka.com dari dalam gedung DPR, para pendemo hingga berita ini diturunkan telah kosong. Mereka dipukul mundur ke arah Semanggi dan Slipi.
Sementara di depan pintu gerbang DPR, polisi masih bersiaga di lokasi. Dua mobil taktis sudah kembali ke dalam gedung DPR.
Baca juga:
Usai Demo di DPR, Mahasiswa Masih Bertahan di Jalan Asia Afrika
Bertahan di DPR, Bamsoet Siap Tunggu Mahasiswa Untuk Berdialog
Dinkes Jabar: Jumlah Korban Luka Demo Mahasiswa 95 Orang
Anggota Brimob Luka Kena Lemparan Batu saat Bentrok dengan Mahasiswa di Belakang DPR
Jurnalis Lindungi Diri dari Pedasnya Gas Air Mata Bentrokan di DPR
Imbas Demo Mahasiswa, Tol Dalam Kota Ditutup
Dipukul Mundur Polisi, Banyak Mahasiswa Terluka Dibawa ke RSPP