LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Spanduk pro khilafah muncul lagi, PKS desak Polri segera ungkap dalangnya

PKS meminta aparat kepolisian segera mengungkap aktor pemasangan spanduk khilafah yang masih ditemukan. Ketua DPP PKS Bidang Humas Ledia Hanifa mengungkapkan, spanduk-spanduk fitnah PKS mendukung sistem khilafah sudah muncul berbulan-bulan lalu.

2018-09-07 11:13:58
PKS
Advertisement

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meminta aparat kepolisian segera mengungkap aktor pemasangan spanduk khilafah yang masih ditemukan. Ketua DPP PKS Bidang Humas Ledia Hanifa mengungkapkan, spanduk-spanduk fitnah PKS mendukung sistem khilafah sudah muncul berbulan-bulan lalu. Tetapi, sampai muncul lagi saat ini belum ada kemajuan berarti dari aparat kepolisian.

"Mabes Polri mengeluarkan pernyataan akan mengusut ini sejak tiga bulan lalu. Teman-teman PKS Jakarta juga sudah melaporkan spanduk fitnah khilafah ini ke polisi beberapa bulan silam. Sampai sekarang muncul lagi, belum ada laporan perkembangan kasus," kata Ledia melalui siaran pers di Jakarta, Jumat (7/9).

Spanduk fitnah khilafah itu, lanjut Ledia, sangat mengganggu situasi berbangsa di tengah permasalahan ekonomi akibat melemahnya nilai tukar rupiah.

Advertisement

"Spanduk-spanduk seperti ini wajib diusut aktornya jelang tahun-tahun politik dan permasalahan ekonomi seperti saat ini. Dampaknya jadi tidak kondusif," tukasnya.

Terlebih, ujar Ledia, spanduk juga tidak sesuai dengan visi PKS yang mewujudkan keadilan dan kesejahteraan dalam bingkai NKRI. "Bagi PKS, NKRI harga mati. Anggota-anggota MPR dari PKS selalu menyosialisasikan NKRI, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika dan UUD 1945 sebagai empat pilar kebangsaan ke berbagai wilayah di Indonesia," paparnya.

Ledia juga menegaskan, PKS tidak memiliki afiliasi dengan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). "Tidak ada afiliasi PKS dengan Eks HTI termasuk saat dulu masih berdiri sebagai HTI. Jadi clear," tegas Ledia.

Advertisement

Diketahui, muncul lagi spanduk fitnah khilafah yang dialamatkan kepada PKS di beberapa titik di Depok, Jawa Barat Jumat (7/9) pagi. Kader PKS Depok pun langsung menurunkan spanduk fitnah tersebut.

Ledia juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah di Depok, Bekasi dan Jakarta yang sigap turut menurunkan spanduk-spanduk fitnah karena melanggar peraturan daerah tentang pemasangan spanduk.

Baca juga:
Mardani bantah gerakan #2019GantiPresiden ditunggangi kepentingan HTI
Hadiri Ijtima Ulama GNPF, eks Jubir HTI bicara soal ganti presiden
Bendera Ar-Rayah terpasang saat Kori gelar salat Idul Adha di Stadion Mandala Krida
PBB daftarkan tokoh FPI dan eks HTI jadi Bacaleg
Persaudaraan Alumni 212 bantah pasang spanduk seruan khilafah di Tangsel
Bikin warga resah, spanduk seruan khilafah di kawasan BSD dicopot

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.