Sosok Pramono Edhie di Mata Riza Patria: Orang yang Tinggi Nasionalismenya
Riza mengatakan bahwa Pramono Edhie wafat dalam kondisi yang baik karena tubuhnya tengah dalam keadaan yang sehat serta sedang berkumpul dengan sanak keluarga.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, melayat ke rumah duka mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal (Purnawirawan) Pramono Edhie Wibowo. Dia mengenang sosok Pramono Edhie sebagai tentara sejati dan pejuang.
"Beliau orang yang sangat bersahaja, jujur, patriot, pejuang, dan tentara sejati. Saya kadang menyebutnya tentara tempur, orang yang tinggi nasionalismenya. Beliau sangat NKRI," ujarnya di rumah duka, Puri Cikeas, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (13/6) malam. Demikian dikutip dari Antara, Minggu (14/6).
Menurut dia, Pramono Edhie sosok yang patut menjadi teladan para generasi muda khususnya. Terlebih mengenai berbangsa dan bernegara.
"Bagi kami, khususnya generasi muda, memberi ingatan yang tajam akan pentingnya membangun suatu bangsa mengedepankan persatuan kesatuan, kepedulian kepada masyarakat yang lemah. Beliau peduli terhadap yang miskin dan lemah," kata politikus Partai Gerindra itu.
Ia mengatakan bahwa Pramono Edhie wafat dalam kondisi yang baik karena tubuhnya tengah dalam keadaan yang sehat serta sedang berkumpul dengan sanak keluarga.
"Jadi, Allah sebenarnya memanggil beliau dalam kondisi baik, sehat, dan sedang berkumpul dengan keluarga. Namun, semua sudah menjadi takdir," katanya.
(mdk/lia)