Sosok Abah Rojab, petapa di balik penjemputan Mbah Fanani di Dieng
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Azun Mauzun salah seorang yang membawa Mbah Fanani dari Dieng, Jawa Tengah. Dia menceritakan alasan penjemputan Mbah Fanani terkait dengan 'orang sakti'.
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Azun Mauzun salah seorang yang membawa Mbah Fanani dari Dieng, Jawa Tengah. Dia menceritakan alasan penjemputan Mbah Fanani terkait dengan 'orang sakti'.
Mbah Fanani dijemput dari petapaannya pada Rabu (12/4). Warga di Jalan Raya Dieng, RT 1 RW 1, Desa Diengkulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, tak tahu kemana perginya pria yang sudah 20 tahun tinggal di tenda 2 X3 meter.
Azun mengatakan Mbah Fanani memiliki keinginan bertemu seseorang sehingga minta dijemput. Menurutnya, komunikasi si mbah dengan Abah Rojab dilakukan lewat batin.
"Suatu saat beliau berdua akan ketemu," tutur anggota DPRD Indramayu itu kepada merdeka.com, Senin (17/4).
Siapa sebenarnya Abah Rojab? "Abah Rojab itu petapa juga. Hubungan antara Abah Rojab dan Mbah Fanani wallahu a'lam. Sekarang (Abah) di Kalimantan," ungkap.
Abah Rojab saat ini berusia 80 tahun. Dia tak pernah menetap di satu tempat. "Beliau asli Wonosobo dan menetap lama di Indramayu. Beliau tidak menetap di satu tempat. Beliau selalu berpindah-pindah," jelasnya.
Azun menceritakan mengenai kemampuan Abah Rojab menyembuhkan orang sakit jiwa. Banyak pasien menjalani terapi selama tiga bulan setelah itu bisa kembali normal.
"Metodenya mereka dibiarkan di rumah beliau dan banyak yang sembuh. Dipijat dan didoakan," kata Azun.
Ada pejabat pernah berobat? "Banyak." Namun dia menolak membeberkan identitas mereka.
Baca juga:
Video pria ngaku keluarga jelaskan kondisi Mbah Fanani di Indramayu
Hilang dari tenda pertapaan, Mbah Fanani kini berada di Indramayu
Misteri hilangnya Mbah Fanani dari tenda pertapaan di Dieng
Mbah Fanani sempat meronta saat dibawa pergi puluhan orang
Kesaksian anggota DPRD Indramayu ikut jemput Mbah Fanani