Sopir bus yang tabrak truk Marinir masih buron
Sopir bus yang tabrak truk Marinir masih buron. Tujuh anggota Marinir yang mengalami patah tulang kini masih dirawat di rumah sakit.
Tujuh prajurit Marinir TNI AL yang terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Raya bypass Mojokerto, Jawa Timur, masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Islam Sakinah Mojokerto. Sedangkan sopir bus Rukun Jaya yang menabrak truk, masih dinyatakan buron.
Sopir bus bernama Muntolib, warga Kabupaten Jombang diketahui sudah tak berada di lokasi kejadian usai bus terlibat kecelakaan beruntun.
"Sopir bus masih buron, karena melarikan diri," ungkap Kasat Lantas Polres Mojokerto AKP Ramadhani Nasution saat dikonfirmasi, Senin (26/09).
Rata-rata korban mengalami luka patah tulang. Ini mengingat saat kejadian truk sempat terguling setelah dihantam Bus Rukun Jaya.
"Masih dirawat di rumah sakit," ungkap Kopka Sudarmaji, salah satu korban luka ringan.
Sebelumnya diberitakan, truk Marinir TNI AL terlibat kecelakaan beruntun, Senin (26/09) pagi. akibat peristiwa tersebut, satu pekerja marka jalan tewas dan delapan prajurit Marinir terluka.
Korban sipil bernama Rahmatul (27) asal Jember. "Kejadiannya sekitar pukul 05.00 WIB pagi tadi. kejadian tersebut menelan satu korban jiwa di lokasi kejadian," ungkap Kanit Laka Lantas Polres Mojokerto, Ipda Bachtiar saat dikonfirmasi.(mdk/cob)