LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Solo jadi sasaran investasi para koruptor

Keramahan dan kemudahan di Solo untuk berinvestasi malah jadi sasaran koruptor untuk melakukan pencucian uang.

2014-10-12 12:21:38
Solo
Advertisement

Kota Solo berhasil menjadi juara dalam Invesment Awards tahun 2014, yakni sebagai kota yang ramah investasi. Dua tahun sebelumnya, Kota Bengawan juga mendapatkan predikat yang sama oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Hal tersebut tak hanya menjadi kebanggaan Pemerintah Kota maupun masyarakat, namun juga menjadikan kekhawatiran sejumlah pihak.

Kenyataannya belum lama ini, keramahan Kota Solo justru disalahgunakan oleh sejumlah oknum yang tak bertanggung jawab. Saat ini Kota Solo juga menjadi kota tujuan investasi para koruptor, hal itu mengingat mudahnya proses perizinan investasi. Para koruptor dengan mudah melenggang masuk untuk menginvestasikan harta mereka.

"Koruptor pengadaan Simulator SIM di Korlantas Polri Djoko Susilo dan Koruptor Bulog, mereka telah menginvestasikan harta hasil korupsi ke Kota Solo. Investasi itu berupa rumah dengan nilai miliaran rupiah yang saat ini sudah disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)," ujar Kepala Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BPMPT) Kota Solo, Toto Amanto.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan mudahnya para koruptor berinvestasi di kota Solo itu disebabkan oleh lemahnya pengawasan. Saat ini Pemkot Solo tidak bisa mengetahui latar belakang sang investor apakah tersandung kasus korupsi atau tidak. Selama prosedur yang dipersyaratkan dipenuhi, para investor bisa dengan mudah masuk ke Solo.

"Memang sulit mengawasi masalah itu, siapa yang tahu kalau yang berinvestasi ternyata seorang koruptor. Kedepannya kita akan lebih selektif lagi," katanya.

Toto Atmanto mengemukakan, investasi yang masuk ke wilayah Solo saat ini cukup menggairahkan. Terbesar di Wilayah Solo tengah dan Solo bagian selatan. Daerah tersebut menjadi primadona para investor yang akan masuk ke Kota Solo. Dia menyebut nilai investasi yang sudah masuk saat ini sekitar Rp 800 miliar.

"Dengan predikat itu nilai investasi yang masuk diprediksikan akan terus bertambah. Kami akan terus perbaiki sistem kita agar lebih baik lagi dari saat ini," pungkasnya.(mdk/ian)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.